Kamis, 24 Januari 2019 | 06.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>KPU akan umumkan caleg eks terpidana korupsi via website

KPU akan umumkan caleg eks terpidana korupsi via website

Reporter : Emerson Tarihoran | Sabtu, 10 November 2018 - 00:17 WIB

IMG-29913

KPU.

JAKARTA, kini.co.id – KPU akan mengumumkan 40 nama calon anggota legislatif yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi akan diumumkan ke publik. Pengumuman itu tengah dipertimbangkan untuk disampaikan melalui website resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Hal ini disampaikan anggota KPU Hasyim Asy’ari menanggapi hasil pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

“Yang paling mungkin di website KPU. Nanti siapa saja bisa mengutip dari situ,” kata Hasyim di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).

Terkait penyampaian nama-nama caleg eks Koruptor, sempat muncul beberapa wacana metode. Misalnya memberikan tanda pada kertas suara. Selain itu memajang nama-nama caleg eks koruptor itu di sekitar tempat pemungutan suara (TPS).

Namun, kata Hasyim, opsi tersebut sulit untuk dilakukan karena berpotensi menuai polemik lantaran dianggap diskriminatif.

“Nanti malah dikira KPU mengampanyekan orang itu, karena bisa jadi kampanye itu orang terzalimi, misalnya,” kata Hasyim.

Hasyim mengatakan nantinya penyampaian itu bukan hanya melalui website KPU pusat. Tetapi melalui website KPU daerah.

Sebelumnya, anggota KPU Wahyu Setiawan mengaku mendapat saran dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengumumkan calon anggota legislatif (caleg) baik di tingkat DPR, DPRD, serta DPD yang berstatus mantan narapidana kasus korupsi. Hal ini, kata Wahyu, akan dibahas dalam rapat pleno KPU.

Wahyu mengatakan bahwa keputusan mengumumkan caleg mantan napi kasus korupsi merupakan salah satu upaya pihaknya melindungi hak politik masyarakat dalam memilih wakilnya. KPU, kata Wahyu wajib memberikan informasi yang utuh tentang para caleg yang ikut kompetisi pada Pemilu 2019.

“Hasil diskusi (pimpinan KPK) memberikan saran kepada KPU untuk mengumumkan kepada publik 40 orang mantan narapidana korupsi yang sekarang menjadi calon anggota DPR, DPRD, dan DPD,” kata Wahyu di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/11).

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...