Selasa, 23 April 2019 | 06.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>KPU akan umumkan caleg eks terpidana korupsi via website

KPU akan umumkan caleg eks terpidana korupsi via website

Reporter : Emerson Tarihoran | Sabtu, 10 November 2018 - 00:17 WIB

IMG-29913

KPU.

JAKARTA, kini.co.id – KPU akan mengumumkan 40 nama calon anggota legislatif yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi akan diumumkan ke publik. Pengumuman itu tengah dipertimbangkan untuk disampaikan melalui website resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Hal ini disampaikan anggota KPU Hasyim Asy’ari menanggapi hasil pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

“Yang paling mungkin di website KPU. Nanti siapa saja bisa mengutip dari situ,” kata Hasyim di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).

Terkait penyampaian nama-nama caleg eks Koruptor, sempat muncul beberapa wacana metode. Misalnya memberikan tanda pada kertas suara. Selain itu memajang nama-nama caleg eks koruptor itu di sekitar tempat pemungutan suara (TPS).

Namun, kata Hasyim, opsi tersebut sulit untuk dilakukan karena berpotensi menuai polemik lantaran dianggap diskriminatif.

“Nanti malah dikira KPU mengampanyekan orang itu, karena bisa jadi kampanye itu orang terzalimi, misalnya,” kata Hasyim.

Hasyim mengatakan nantinya penyampaian itu bukan hanya melalui website KPU pusat. Tetapi melalui website KPU daerah.

Sebelumnya, anggota KPU Wahyu Setiawan mengaku mendapat saran dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengumumkan calon anggota legislatif (caleg) baik di tingkat DPR, DPRD, serta DPD yang berstatus mantan narapidana kasus korupsi. Hal ini, kata Wahyu, akan dibahas dalam rapat pleno KPU.

Wahyu mengatakan bahwa keputusan mengumumkan caleg mantan napi kasus korupsi merupakan salah satu upaya pihaknya melindungi hak politik masyarakat dalam memilih wakilnya. KPU, kata Wahyu wajib memberikan informasi yang utuh tentang para caleg yang ikut kompetisi pada Pemilu 2019.

“Hasil diskusi (pimpinan KPK) memberikan saran kepada KPU untuk mengumumkan kepada publik 40 orang mantan narapidana korupsi yang sekarang menjadi calon anggota DPR, DPRD, dan DPD,” kata Wahyu di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/11).

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...