Selasa, 18 Desember 2018 | 23.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Bawaslu limpahkan kasus bagi-bagi kupon ke penyidik

Bawaslu limpahkan kasus bagi-bagi kupon ke penyidik

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 15 November 2018 - 11:38 WIB

IMG-29980

Bawaslu RI

JAKARTA, kini.co.id – STATUS hukum kasus dugaan tindak pidana pemilu pembagian kupon berhadiah umroh dan doorprize dari Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai PAN, Lucky Andriyani naik ke tahap penyidikan.

Awalnya kasus ini ditangani oleh Badan Pengawas Pemilu Kota Jakarta Pusat. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Bawaslu Jakarta Pusat pun meneruskan kasus ini ke tahap penyidikan pada Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat.

“Rabu kemarin, kami meneruskan penanganan dugaan tindak pidana pemilu tersebut ke tahap penyidikan pada Kepolisian Metro Jakarta Pusat,” ujar Ketua Bawaslu M. Halman Muhdar di Kantornya, Kamis, (15/11/2018).

Halman menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Pembahasan kedua Sentra Gakkumdu, dinyatakan hasil penyelidikan dan disepakati untuk dilanjutkan ke tahap penyidikan karena memenuhi unsur Pasal 523 ayat (1) junto 280 ayat (1) huruf j undang – undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Selanjutnya Bawaslu Kota Jakarta Pusat akan mengawal proses ditahap penyidikan tersebut dgn melakukan koordinasi serta mensupport tim penyidik polres metro jakarta pusat secara continue dalam melaksnakan tugas penyidikan yang akan dilakukan selama 14 hari kerja sejak berkas penerusan hasil penyelidikan dari Bawaslu diterima.

“Upaya penegakan hukum dan keadilan pemilu adalah mandat UU Nomor 7 Tahun 2017 ttg Pemilu yang diberikan kepada Bawaslu dan jajaran untuk dilaksanakan secara profesional, adil dan transparan,” katanya.

Upaya penegakan hukum, lanjut Halman, semata-mata dilakukan agar memberi efek jera kepada peserta pemilu yang melanggar dengan harapan peserta pemilu lainnya dalam melaksanakan kegiatan kampanye tidak melanggar ketentuan yang sudah tegas diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Bukan dengan menghalalkan segala cara, apalagi melakukan politik uang, politisasi SARA maupun menyebarkan informasi yg bersifat hoax selama masa kampanye berlangsung,” tegasnya.

Halman pun mengapresiasi peran dan fungsi yang sudah dijalankan baik oleh unsur Kepolisian maupun kejaksaan Sentra Gakkumdu. Menurutnya, peran kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu dinilai sangat membantu dalam penanganan laporan maupun temuan dugaan pelanggaran tindak Pidana Pemilu yang ditangani bawaslu Kota Jakarta Pusat.

“Kami meyakini dalam tahap penyidikan ini, tim penyidik akan melaksnakan tugasnya dengan profesional, transparan dan terukur,” tandasnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...