Selasa, 18 Desember 2018 | 23.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Boediono bungkam usai diperiksa terkait Century

Boediono bungkam usai diperiksa terkait Century

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 15 November 2018 - 14:43 WIB

IMG-29994

Boediono.

JAKARTA, kini.co.id – MANTAI Wakil Presiden RI, Boediono, tiba di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (15/11) pukul 09.30 WIB. Kedatangan Boediono dalam rangka memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan terkait kelanjutan perkara Bank Century.

Setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih tiga setengah jam, pukul 13.00 WIB Boediono meninggalkan Gedung Merah Putih KPK. Akan tetapi, Boediono enggan memberikan komentar terkait pemeriksaannya tersebut.

Dikerubungi para awak media yang telah menunggunya dari pagi hari, ketika keluar dari gedung, Boediono langsung memasuki mobil dan dijaga oleh Pasukan Pengamana Presiden (Paspampres) tanpa memberikan pernyataan lebih lanjut.

“Saya tidak akan memberikan komentar terhadap pemeriksaan hari ini,” kata Boediono.

Meski demikian, Boediono mengatakan KPK akan memberikan informasi lebih lanjut soal kedatangannya hari ini.

“Saya percaya nanti bahwa KPK yang memberikan statement,” kata Boediono sambil meninggalkan awak media.

Sementara itu, juru bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan kedatangan Boediono untuk dimintai keterangan seputar perkara Bank Century.

“Ada kebutuhan keterangan terkait kelanjutan Bank Century,” kata Febri ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya, pada Selasa (13/11), Febri mengatakan KPK akan memanggil pihak Bank Indonesia, unsur kementerian, dan swasta untuk dimintai keterangan soal perkara kasus Century.

Kedatangan Boediono ini merupakan tindak lanjut dari kedatangan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Goeltom dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso pada Selasa (13/11).

Selain itu, Febri mengatakan KPK tetap fokus dalam penyelesaian perkara ini setelah mendengar keterangan dari berbagai pihak.

“KPK akan bersikap hati-hati dan terus mencermati temua-temuan yang didapat selama pemeriksaan,” kata Febri.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...