Selasa, 21 Mei 2019 | 21.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>ISNU Kepri luncurkan buku Pembangunan Kota Batam

ISNU Kepri luncurkan buku Pembangunan Kota Batam

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 15 November 2018 - 16:06 WIB

IMG-30000

Eddy Prasetyo, dan buku Menakar Haluan Pembangunan Kota Batam ke Depan.

BATAM, kini.co.id – IKATAN Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Kepulauan Riau, dalam waktu dekat akan meluncurkan buku bertajuk: Menakar Haluan Pembangunan Kota Batam ke Depan. Buku itu dinilai penting, menyusul dihadapkannya Pulau Batam kepada dua pilihan, yakni menjadi Free Trade Zone (FTZ) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

”Acara peluncuran buku ini akan disusul dengan bedah buku oleh para pakar ekonomi tingkat nasional, termasuk para simpatisan ISNU se-Nusantara. Tujuannya, agar pemerintah pusat memiliki pertimbangan yang kuat sebelum menetapkan Batam sebagai FTZ atau KEK,” kata Ketua Panitia Eddy Prasetyo, kepada Kini.co.id, Kamis (15/11.2018)

Dialog para pemangku kepentingan di Batam, kata Eddy, belakangan ini semakin tajam. Pasalnya, sebagian masyarakat menginginkan diubahnya sistem pengelolaan industri di Batam dari FTZ ke KEK. ”Sayangnya banyak yang tidak memahami secara mendalam apa perbedaan sistem pengelolaan industri dengan aturan KEK atau FTZ,” paparnya.

Diakuinya, banyak pengamat yang mengusulkan agar Batam diubah dari FTZ ke KEK, namun pihaknya menilai berbagai kelemahan akan muncul jika KEK diterapkan di Batam. Belum lagi nilai tambah Batam sebagai wilayah terdekat ke Singapura akan hilang jika diterapkannya KEK di kawasan itu. Sementara regulasi FTZ yang diterapkan saat ini, tidak dikelola secara maksimal.

”Banyak kepentingan yang berbenturan dalam pengelolaan kawasan Batam selama ini. Itulah sebabnya kita membedah berbagai masalah lewat peluncuran buku yang berisi studi komparasi kebijakan KEK dan FTZ, terutama terkait dengan otonomi daerah yang menguat,” tandas Eddy.

Penulis buku, Muhammad Zaenuddin, merupakan praktisi pendidikan yang telah berkecimpung dalam penelitian dan turut terlibat dalam berbagai analisis industri dan perekonomian Batam dalam belasan tahun terakhir. Pekerjaan sehari-harinya sebagai dosen Politeknik Batam. Zaenuddin juga merupakan Ketua ISNU Kepri yang sering melakukan diskusi bersama para peneliti di Batam.

Buku Menakar Haluan Pembangunan Kota Batam ke Depan ini, berisi 169 halaman, dengan isi antara lain profil Pulau Batam, analisis kebijakan free trade zone, polemik transformasi kebijakan FTZ ke KEK, serta berbagai masalah terkait penerapan otonomi daerah di Pulau Batam.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...