Selasa, 18 Desember 2018 | 23.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>SBY: Saya tak pernah paksa Ketum lain kampanye

SBY: Saya tak pernah paksa Ketum lain kampanye

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 15 November 2018 - 22:25 WIB

IMG-30012

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

JAKARTA, kini.co.id – MENANGGAPI pernyataan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, yang menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak pernah mengampanyekan Prabowo-Sandi, SBY tampaknya geram.

Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY berbicara soal janji kampanye yang disinggung Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. SBY kemudian mengungkit soal dirinya yang tak pernah memaksa ketum partai lain untuk mengkampanyekan dirinya pada Pilpres 2009 dan 2014 lalu.

“Saya pernah 2 kali jadi Calon Presiden. Saya tak pernah menyalahkan & memaksa Ketum partai-partai pendukung utk kampanyekan saya *SBY*,” cuit SBY melalui akun Twitter resminya.

SBY meminta masing-masing pihak untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang tidak berdasar. Dia khawatir pernyataan dari Muzani justru merugikan diri sendiri.

“Daripada menuding & menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yg “sembrono”, justru merugikan *SBY*,” cuit SBY lagi.

Sebelumnya, Partai Gerindra berbicara tentang hubungan partainya dengan Partai Demokrat (PD), khususnya Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Gerindra mengungkit janji SBY untuk mengkampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

“Sejauh ini hubungannya baik Pak Prabowo dan Pak SBY. Pak SBY juga berjanji akan melakukan kampanye untuk Prabowo dan Sandi, walaupun sampai sekarang belum terjadi,” ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11).

Janji SBY yang disinggung Muzani itu kemudian berbuntut panjang. Demokrat balas menagih janji Prabowo kepada Ketumnya SBY.

“Memang SBY menjanjikan kampanye untuk Prabowo, tetapi silakan ditanya ke Pak Prabowo berapa janji yang belum dipenuhi ke Demokrat dan SBY,” kata Andi Arief di akun Twitter-nya dan mengizinkan detikcom mengutipnya, Rabu (14/11).

Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno kemudian angkat suara. Menurut Sandiaga, yang dijanjikan ke Demokrat adalah kampanye bersama.

Sandiaga mengatakan janji itu disampaikan dalam pertemuan antara capres Prabowo Subianto, Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Ketua Kosgama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Mungkin saya hadir dalam pertemuan antara SBY, AHY, dan Prabowo bahwa kami berjanji berkampanye sama-sama, sama-sama membesarkan,” kata Sandiaga saat dimintai konfirmasi di Grand Galaxy Park, Bekasi, Kamis (15/11).

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...