Sabtu, 20 April 2019 | 14.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Habib Bahar Dipolisikan Kubu Jokowi, Alumni 212: Tidak Kreatif!

Habib Bahar Dipolisikan Kubu Jokowi, Alumni 212: Tidak Kreatif!

Reporter : Redaksi | Kamis, 29 November 2018 - 16:07 WIB

IMG-30280

Habib Bahar Bin smith

Jakarta, kini.co.id – Alumni aksi 212 menanggapi kabar dipolisikannya seorang ulama berpengaruh yakni Habib Bahar Bin Ali Bin Smith sebagai lelucon yang tidak kreatif.

Steering Committee (SC) Panitia Reuni 212, Muhammad Al Khathath mengaku merasa lucu karena kubu Jokowi hobi melaporkan ceramah orang ke polisi.

“Lucu saja lapor-lapor begitu,” katanya, Kamis (29/11/2018).

Ia juga menuding pihak petahana di Pilpres 2019 tidak memiliki kreativitas lantaran memiliki hobi melaporkan orang ke polisi.

“Itu memang mereka tidak ada kreativitas, hanya sukanya mempolisikan. Mbok ya ada kreativitas lain gitu lho,” kata Al Khathath menyarankan agar kubu Jokowi Mania membalas ceramah Habib Bahar jika dinilai merugikan. Menurut Al Khathath berbalas ceramah merupakan sikap yang cerdas.

“Kalau memang cerdas, jawab saja ceramah-ceramah Habib Bahar, kalau memang ceramah Habib Bahar tidak bagus dan menggangu menurut mereka (kubu Jokowi Mania) jawab saja dengan ceramah yang lebih bagus,” ucapnya.

Sebagai informasi, Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP, No 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, UU Nomer 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 1 tahun 2008 tentang ITE, Pasal 207 KUHP, Pasal 16 Junto Pasal 4 huruf b angka 1, 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2). Mereka mempersoalkan pernyataan Habib Bahar dalam sebuah video yang dianggap menyudutkan Jokowi.

“Barang buktinya pertama adalah video yang lagi viral dan beberapa video lain. Itu kita masukkan ke dalam flashdisk,” tutur Sekjen Jokowi Mania (Joman) La Kamarudin.

Namun laporan itu dikembalikan karena kekurangan berkas.

Kemudian, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Habib Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri lantaran dinilai menghina dan merendahkan Presiden Jokowi.

Dalam pelaporannya yang teregister dengan nomor laporan polisi TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus itu, Muannas menyebut pernyataan Habib Bahar sangat mengerikan dan bukan sebuah kritik sehingga bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...