Selasa, 18 Desember 2018 | 23.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Habib Bahar Dipolisikan Kubu Jokowi, Alumni 212: Tidak Kreatif!

Habib Bahar Dipolisikan Kubu Jokowi, Alumni 212: Tidak Kreatif!

Reporter : Redaksi | Kamis, 29 November 2018 - 16:07 WIB

IMG-30280

Habib Bahar Bin smith

Jakarta, kini.co.id – Alumni aksi 212 menanggapi kabar dipolisikannya seorang ulama berpengaruh yakni Habib Bahar Bin Ali Bin Smith sebagai lelucon yang tidak kreatif.

Steering Committee (SC) Panitia Reuni 212, Muhammad Al Khathath mengaku merasa lucu karena kubu Jokowi hobi melaporkan ceramah orang ke polisi.

“Lucu saja lapor-lapor begitu,” katanya, Kamis (29/11/2018).

Ia juga menuding pihak petahana di Pilpres 2019 tidak memiliki kreativitas lantaran memiliki hobi melaporkan orang ke polisi.

“Itu memang mereka tidak ada kreativitas, hanya sukanya mempolisikan. Mbok ya ada kreativitas lain gitu lho,” kata Al Khathath menyarankan agar kubu Jokowi Mania membalas ceramah Habib Bahar jika dinilai merugikan. Menurut Al Khathath berbalas ceramah merupakan sikap yang cerdas.

“Kalau memang cerdas, jawab saja ceramah-ceramah Habib Bahar, kalau memang ceramah Habib Bahar tidak bagus dan menggangu menurut mereka (kubu Jokowi Mania) jawab saja dengan ceramah yang lebih bagus,” ucapnya.

Sebagai informasi, Habib Bahar dilaporkan dengan Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP, No 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, UU Nomer 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 1 tahun 2008 tentang ITE, Pasal 207 KUHP, Pasal 16 Junto Pasal 4 huruf b angka 1, 45 ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2). Mereka mempersoalkan pernyataan Habib Bahar dalam sebuah video yang dianggap menyudutkan Jokowi.

“Barang buktinya pertama adalah video yang lagi viral dan beberapa video lain. Itu kita masukkan ke dalam flashdisk,” tutur Sekjen Jokowi Mania (Joman) La Kamarudin.

Namun laporan itu dikembalikan karena kekurangan berkas.

Kemudian, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Habib Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri lantaran dinilai menghina dan merendahkan Presiden Jokowi.

Dalam pelaporannya yang teregister dengan nomor laporan polisi TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus itu, Muannas menyebut pernyataan Habib Bahar sangat mengerikan dan bukan sebuah kritik sehingga bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...