Selasa, 18 Desember 2018 | 23.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Seruan Rizieq ‘Ganti Presiden’ dinilai tidak berlaku

Seruan Rizieq ‘Ganti Presiden’ dinilai tidak berlaku

Reporter : Emerson Tarihoran | Senin, 3 Desember 2018 - 22:13 WIB

IMG-30333

Rizieq Shihab.

JAKARTA, kini.co.id – TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo Ma’ruf Amien meminta publik mengabaikan ajakan Rizieq Shihab untuk tidak memilih calon presiden yang didukung penista agama. Wakil Bendara TKN Jazilul Fawaid yakin seruan itu tak memengaruhi elektabilitas Jokowi-Ma’ruf.

“Tentu itu tak berlaku untuk kami. Kami kan punya calon yang lain ya. Kami tetap bersama Kiai Ma’ruf, dia (Rizieq) menyerukan tapi saya enggak ikut seruannya,” tegas Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/12).

Jazilul menyarankan Rizieq fokus terhadap masalah hukumnya. Hal itu lebih berguna ketimbang meneriakkan ajakan yang menodai semangat acara reuni 212 dengan unsur politis.

“Urus dirinya saja belum selesai kok, biar diurus dulu masalah hukumnya beliau, baru menyeru-nyerukan,” jelas Jazilul.

Jazilul yakin masyarakat sudah cerdas menilai kinerja pemerintahan Joko Widodo. Masyarakat tak akan terpengaruh dengan isu penistaan agama. Apalagi, kasus penistaan agama menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama itu telah berkedudukan hukum tetap.

“(Masyarakat) enggak akan terpengaruh,” tutupnya.

Sebelumnya, pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam pidatonya melalui sambungan telepon di acara Reuni 212 untuk memilih Presiden yang berasal dari Ijtimak Ulama.

“Saya mengajak semua yang ada di sini untuk berubah, dan perubahan yang paling dekat adalah 2019 ganti presiden,” kata Rizieq, Minggu (2/12) kemarin.

Ia pun menegaskan peserta Reuni 212 harus memilih presiden hasil Ijtima. “Bukan presiden yang diusung partai penista agama,” kata Rizieq.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...