Selasa, 18 Desember 2018 | 23.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>31 Orang Pekerja di Bantai OPM, Fahri Kritik Sistem Keamanan di Indonesia

31 Orang Pekerja di Bantai OPM, Fahri Kritik Sistem Keamanan di Indonesia

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 4 Desember 2018 - 15:50 WIB

IMG-30369

anggota DPR RI, Fahri Hamzah. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta pemerintah segera menjelaskan mengenai kasus penembakan para pekerja di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

“Kita patut mendapatkan respons segera dari pemerintah tentang apa yang terjadi kenapa bisa ada kelompok bersenjata seperti ini datang menyergap orang lagi kerja. Bagaimana sistem pengamanan kita selama ini, bagaimana sistem operasi intelijen selama ini, kenapa tidak bisa mendeteksi dan memantau adanya pergerakan orang bersenjata seperti ini,” kata Fahri di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12).

Menurutnya, pemerintah segera memberikan penjelasan dan pemerintah harus memberikan penegasan dan perlindungan untuk para pekerja di Papua.

“Katanya sedang membangun infrastruktur tetapi tiba-tiba tidak ada perlindungan bagi orang yang bekerja di daerah. Ini akan terganggu, orang tidak ada yang mau bekerja dan apalagi mau investasi karena tidak aman,” kata dia.

Jadi, lanjut Fahri, pemerintah harus segera memberikan keterangan dan pemerintah harus segera mengambil tindakan yang memberikan penjelasan kepada publik bagaimana pemerintah menghadapi masalah ini.

“Sekali lagi ini adalan tragedi pembantaian yang membuat kita sangat terpukul dan membuat pemerintah harus segera mengambil sikap dan tindakan yang tegas terhadap masalah ini,” kata Fahri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...