Kamis, 24 Januari 2019 | 06.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>31 Orang Pekerja di Bantai OPM, Fahri Kritik Sistem Keamanan di Indonesia

31 Orang Pekerja di Bantai OPM, Fahri Kritik Sistem Keamanan di Indonesia

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 4 Desember 2018 - 15:50 WIB

IMG-30369

anggota DPR RI, Fahri Hamzah. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta pemerintah segera menjelaskan mengenai kasus penembakan para pekerja di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

“Kita patut mendapatkan respons segera dari pemerintah tentang apa yang terjadi kenapa bisa ada kelompok bersenjata seperti ini datang menyergap orang lagi kerja. Bagaimana sistem pengamanan kita selama ini, bagaimana sistem operasi intelijen selama ini, kenapa tidak bisa mendeteksi dan memantau adanya pergerakan orang bersenjata seperti ini,” kata Fahri di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12).

Menurutnya, pemerintah segera memberikan penjelasan dan pemerintah harus memberikan penegasan dan perlindungan untuk para pekerja di Papua.

“Katanya sedang membangun infrastruktur tetapi tiba-tiba tidak ada perlindungan bagi orang yang bekerja di daerah. Ini akan terganggu, orang tidak ada yang mau bekerja dan apalagi mau investasi karena tidak aman,” kata dia.

Jadi, lanjut Fahri, pemerintah harus segera memberikan keterangan dan pemerintah harus segera mengambil tindakan yang memberikan penjelasan kepada publik bagaimana pemerintah menghadapi masalah ini.

“Sekali lagi ini adalan tragedi pembantaian yang membuat kita sangat terpukul dan membuat pemerintah harus segera mengambil sikap dan tindakan yang tegas terhadap masalah ini,” kata Fahri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...