Sabtu, 20 April 2019 | 14.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polisi kejar kelompok bersenjata di Papua

Polisi kejar kelompok bersenjata di Papua

Reporter : Emerson Tarihoran | Selasa, 4 Desember 2018 - 23:37 WIB

IMG-30377

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal.

JAKARTA, kini.co.id – KEPALA Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pemetaan dan penyelidikan terhadap aksi kriminalitas yang menewaskan 31 pekerja PT Istaka Karya di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua,

“Kami akan kejar ke mana pun kelompok kriminal bersenjata itu bersembunyi,” kata Iqbal, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

Iqbal menambahkan, sejauh ini belum dapat dipastikan jumlah korban yang tewas akibat pembunuhan kelompok kriminal bersenjata tersebut. Oleh karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

“Beredar memang ada 31, kan 24 pertama bertambah 8. Jadi 31 dinarasi media mainstream tetapi sekali lagi Kapolda Papua dan Pangdam sedang menuju kelokasi untuk melakukan tindakan tindakan kepolisian,” terangnya.

Iqbal mengaku, prihatin dan menyayangkan aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap puluhan pekerja tersebut “Sangat disayangkan saudara kita yg menjadi korban adalah pekerja proyek infrastruktur yang ingin membangun Papua, menyambungkan konektivitas dari wilayah A ke wilayah B untuk kepentingan publik,” ungkapnya

Pascainsiden itu, Kabagpenum Div Humas Mabes Polri, Kombes Pol Syahar Diantono memastikan kondisi dan situasi keamanan di Papua terkendali serta kondusif. Dia juga mengimbau masyarakat setempat untuk tenang dan tidak terpengaruh dengan ancaman apapun.

“Alhamdulillah semua wilayah Papua, Papua Barat relatif aman dan kondusif hanya di distri Kabupaten Nduga yang ada kejadian ini, masyarakat kami tenang tidak perlu cemas. Percayakan kepada TNI Polri-TNI,” pungkasnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...