Selasa, 18 Desember 2018 | 23.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Polisi kejar kelompok bersenjata di Papua

Polisi kejar kelompok bersenjata di Papua

Reporter : Emerson Tarihoran | Selasa, 4 Desember 2018 - 23:37 WIB

IMG-30377

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal.

JAKARTA, kini.co.id – KEPALA Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pemetaan dan penyelidikan terhadap aksi kriminalitas yang menewaskan 31 pekerja PT Istaka Karya di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua,

“Kami akan kejar ke mana pun kelompok kriminal bersenjata itu bersembunyi,” kata Iqbal, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

Iqbal menambahkan, sejauh ini belum dapat dipastikan jumlah korban yang tewas akibat pembunuhan kelompok kriminal bersenjata tersebut. Oleh karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

“Beredar memang ada 31, kan 24 pertama bertambah 8. Jadi 31 dinarasi media mainstream tetapi sekali lagi Kapolda Papua dan Pangdam sedang menuju kelokasi untuk melakukan tindakan tindakan kepolisian,” terangnya.

Iqbal mengaku, prihatin dan menyayangkan aksi pembunuhan yang dilakukan terhadap puluhan pekerja tersebut “Sangat disayangkan saudara kita yg menjadi korban adalah pekerja proyek infrastruktur yang ingin membangun Papua, menyambungkan konektivitas dari wilayah A ke wilayah B untuk kepentingan publik,” ungkapnya

Pascainsiden itu, Kabagpenum Div Humas Mabes Polri, Kombes Pol Syahar Diantono memastikan kondisi dan situasi keamanan di Papua terkendali serta kondusif. Dia juga mengimbau masyarakat setempat untuk tenang dan tidak terpengaruh dengan ancaman apapun.

“Alhamdulillah semua wilayah Papua, Papua Barat relatif aman dan kondusif hanya di distri Kabupaten Nduga yang ada kejadian ini, masyarakat kami tenang tidak perlu cemas. Percayakan kepada TNI Polri-TNI,” pungkasnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...