Kamis, 24 Januari 2019 | 06.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Mendagri Kutuk Pembantaian 31 Pekerja di Papua

Mendagri Kutuk Pembantaian 31 Pekerja di Papua

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 5 Desember 2018 - 11:30 WIB

IMG-30389

Mendagri, Tjahjo Kumolo. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengutuk keras insiden penembakan 31 pekerja PT Isaka Karya di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua. Ia pun meminta aparat penegak hukum (apgakum) untuk menuntaskan hal itu.

“Terhadap aksi yang tidak manusiawi ini, tidak bisa dibiarkan harus ditindak dengan tegas, tanpa kompromi,” tegas Tjahjo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pekerja yang ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) tengah membangun jembatan di distrik tersebut.

Diakui Tjahjo, tindakan tersebut berujung pada terhambatnya pelayanan publik dalam rangka pemenuhan ekonomis sosial dan budaya masyarakat di Distrik Yall dan lainnya di Kabupaten Nduga.

“Karena para pekerja itu sedang mengerjakan jalan dan jembatan yang sangat penting untuk mobilisasi dan menjawab kebutuhan warga di Nduga,” ujarnya.

Karenanya, Tjahjo meminta agar pembangunan proyek tersebut tetap berjalan. Tjahjo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Papua serta menolak segala propaganda kelompok bersenjata yang ganggu pembangunan Papua.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...