Sabtu, 16 Februari 2019 | 15.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bantai Pekerja Trans Papua, Darimana Kelompok OPM Memperoleh Pasokan Senjata?

Bantai Pekerja Trans Papua, Darimana Kelompok OPM Memperoleh Pasokan Senjata?

Reporter : Yudi | Kamis, 6 Desember 2018 - 07:41 WIB

IMG-30406

Evakuasi korban KKB. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim pembunuhan puluhan pekerja PT Istaka Karya yang tengah membangun Trans Papua sudah direncanakan.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ini bahkan menantang TNI dan Polri untuk perang senjata tanpa melibatkan masyarakat sipil.

Tak hanya kali ini, OPM rupanya sudah lama meresahkan masyarakat Papua. Mereka juga di8sebut sering menebar teror di tengah masyarakat dengan senjata mereka.

Lalu dari mana kelompok ini memperoleh senjata?

Kapolri Jenderal Tito Karnavian membeberkan OPM memperoleh senjata dari beberapa cara diantaranya merebut senjata dari anggota TNI/Polri yang lengah, pasokan senjata ilegal dan membobol markas brimob.

“Pertama, mereka biasanya mendapatkannya dengan merampas dari anggota-anggota yang lengah. Kedua beberapa kali kita menduga senjata itu berasal dari eks konflik Ambon. Dulu banyak senjata beredar di situ. Gudang Brimob saja dijebol,” jelasnya.

Selanjutnya, Mantan Kapolda Papua itu mengatakan KKB itu senjata melalui jalur-jalur ilegal di perbatasan Papua Nugini.

“Saya tidak mengatakan dari pemerintah ya. Tapi dari jalur ilegal oknum-oknum di perbatasan Papua Nugini, itu beberapa kali juga kita tangkap,” katanya.

Terkait OPM, Tito mengatakan organisasi yang dipimpin Egianus Kogoya itu hanya beranggotakan 30-50 orang dan berkekuatan 20 pucuk senjata. Sehingga ia yakin TNI/Polri bisa mengatasinya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...