Selasa, 18 Desember 2018 | 23.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ingin Segera Selesai, Zumi Zola Terima Putusan Hakim

Ingin Segera Selesai, Zumi Zola Terima Putusan Hakim

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 6 Desember 2018 - 14:03 WIB

IMG-30416

Zumi Zola usai sidang pembacaan putusan hakim. (KiniNews/Restu Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Gubernur Jambi non-aktif, Zumi Zola memilih untuk menerima putusan Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi atas perkara suap dan gratifikasi yang membelitnya. Hal ini lantaran ia ingin kasusnya segera incraht dan segera menjalani masa hukuman tersebut.

“Saya menerima putusan hakim dan menghormati semua proses berjalannya hukum. Saya berharap JPU juga begitu dan segera incraht,” singkatnya usai mendengarkan putusan hakim, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, (6/12/2018).

Sementara itu, saat disinggung terkait permohonan JC (Justice Collaborator) yang tidak dikabulkan oleh Majelis Hakim? Ia tak mau banyak bicara. Mantan kekasih Ayu Dewi itu lebih memilih bungkam dan pergi meninggalkan awak media.

Untuk diketahui, Zumi dijatuhkan hukuman berupa pidana penjara selama 6 tahun serta denda Rp 500 juta subaider 3 bulan kurungan. Zumi juga dijatuhi hukuman pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dilipih selama 5 tahun usai menjalani masa hukuman.

Penjatuhan pidana itu lantaran Majelis Hakim Tipikor Jakarta Pusat meyakini bahwa Zumi terbukti menerima gatifikasi Rp 41 miliar, US$ 177.000, Sin$ 100.000 serta 1 unit Toyota Alphard dari kontraktor. Gratifikasi tersebut digunakan untuk keperluan pribadi Zumi dan keluarganya.

Selain itu, Zumi juga dinilai terbukti menyuap 50 Anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Suap diduga dilakukan agar para anggota DPRD menyetujui Raperda APBD TA 2017 menjadi Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017. Serta DPRD menyetujui Raperda APBD TA 2018 menjadi Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...