Kamis, 24 Januari 2019 | 06.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Terbukti Terima Suap, Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Terima Suap, Zumi Zola Divonis 6 Tahun Penjara

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 6 Desember 2018 - 14:29 WIB

IMG-30422

Zumi Zola divonis 6 tahun penjara. (KiniNews/Restu Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Gubernur Jambi, Zumi Zola dijatuhi hukuman berupa pidana penjara selama 6 tahun oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat. Zumi juga diharuskan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 kurungan.

Menurut Majelis Hakim, Zumi terbukti menerima gratifikasi Rp 41 miliar, US$ 177.000, Sin$ 100.000 serta 1 unit Toyota Alphard dari kontraktor. Gratifikasi tersebut digunakan untuk keperluan pribadi Zumi dan keluarganya.

Selain itu, Zumi juga dinilai terbukti menyuap 50 Anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Suap diduga dilakukan agar para anggota DPRD menyetujui Raperda APBD TA 2017 menjadi Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017. Serta DPRD menyetujui Raperda APBD TA 2018 menjadi Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018.

“Mengadili, menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama seperti dakwaan 1 pertama dan dakwaan 2 pertama,” ucap Yanto, Hakim Ketua saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, (6/12/2018).

Dalam menjatuhkan putusan ada sejumlah hal yang dipertimbangkan Majelis Hakim. Hal memberatkan karena perbuatan mantan kekasih Ayu Dewi itu tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

Sedangkan hal yang meringankan lantaran terdakwa mengakui dan menyesali perbutannya, sopan selama dipersidangan, belum pernah dihukum sebelumnya serta masih memiliki tanggungan keluarga.

Adapun putusan ini jauh lebih ringan daripada tuntutan Jaksa KPK. Sebelumnya Jaksa menuntut supaya Majelis Hakim menjatuhkan hukuman kepada Zumi Zola selama 8 Tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...