Kamis, 24 Januari 2019 | 18.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK akan buka kasus lebih besar di Bank Century

KPK akan buka kasus lebih besar di Bank Century

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 6 Desember 2018 - 18:04 WIB

IMG-30429

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

JAKARTA, kini.co.id – WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Sitomorang menanggapi pengajuan Justice Collabolator (JC) yang diajukan oleh keluarga Budi Mulya yang terjerat dalam kasus Bank Century. Dikatakan Saut, pengajuan JC itu tentunya akan dapat membantu mereka dalam proses penyelidikan untuk mengungkap para pelaku lain.

Namun, disi lain, dalam pengajuan JC, Budi Mulya harus mempunyai dua syarat, yakni yang mengajukan bukan pelaku utama dan bisa menyeret nama lain yang ikut terlibat. “Jika sudah mengajukan JC, tentu Budi Mulya sudah siap bekerja sama dengan KPK. Kita tunggu saja prosesnya nanti, sudah ada titik terang. Kita akan ungkap kasus yang lebih besar,” kata Saut di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (6/12/2018).

Saut melanjutkan, meskipun proses pengajuan JC itu diajukan oleh anak Budi Mulya, hal tersebut tak dipermasalahkan. “Karena itu kan mewakili keluarga, kalau memang disetujui akan lebih lancar untuk kita membuka kasus ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, keluarga terpidana kasus Bank Century, Budi Mulya mendatangi gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Rabu (5/12/2018) kemarin. Kedatangan mereka untuk menyerahkan dokumen permohonan JC atas nama Budi.

Budi Mulya adalah mantan deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bidang pengelolaan Moneter dan Devisa dan sedang menjalani hukuman setelah dinyatakan bersalah melakukan korupsi terkait pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...