Selasa, 18 Desember 2018 | 23.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK akan buka kasus lebih besar di Bank Century

KPK akan buka kasus lebih besar di Bank Century

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 6 Desember 2018 - 18:04 WIB

IMG-30429

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

JAKARTA, kini.co.id – WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Sitomorang menanggapi pengajuan Justice Collabolator (JC) yang diajukan oleh keluarga Budi Mulya yang terjerat dalam kasus Bank Century. Dikatakan Saut, pengajuan JC itu tentunya akan dapat membantu mereka dalam proses penyelidikan untuk mengungkap para pelaku lain.

Namun, disi lain, dalam pengajuan JC, Budi Mulya harus mempunyai dua syarat, yakni yang mengajukan bukan pelaku utama dan bisa menyeret nama lain yang ikut terlibat. “Jika sudah mengajukan JC, tentu Budi Mulya sudah siap bekerja sama dengan KPK. Kita tunggu saja prosesnya nanti, sudah ada titik terang. Kita akan ungkap kasus yang lebih besar,” kata Saut di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (6/12/2018).

Saut melanjutkan, meskipun proses pengajuan JC itu diajukan oleh anak Budi Mulya, hal tersebut tak dipermasalahkan. “Karena itu kan mewakili keluarga, kalau memang disetujui akan lebih lancar untuk kita membuka kasus ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, keluarga terpidana kasus Bank Century, Budi Mulya mendatangi gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada Rabu (5/12/2018) kemarin. Kedatangan mereka untuk menyerahkan dokumen permohonan JC atas nama Budi.

Budi Mulya adalah mantan deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bidang pengelolaan Moneter dan Devisa dan sedang menjalani hukuman setelah dinyatakan bersalah melakukan korupsi terkait pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...