Rabu, 21 Augu 2019 | 04.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Isu Keamanan E-KTP Jebol, Kemendagri Imbau Masyarakat Tak Percaya Berita di Medsos

Isu Keamanan E-KTP Jebol, Kemendagri Imbau Masyarakat Tak Percaya Berita di Medsos

Reporter : Redaksi | Jumat, 7 Desember 2018 - 08:06 WIB

IMG-30439

Jakarta, kini.co.id – Peristiwa jual beli blanko e-KTP langsung menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Terlebih mendekati tahun politik, kasus itu semakin hangat digoreng sana-sini.

Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau masyarakat tak mudah percaya dengan pemberitaan di media sosial yang mengatakan database e-KTP bocor. Berita ini muncul setelah ada kejadian penjualan blanko E-KTP di Dinas Dukcapil Kabupaten Tulangbawang, Lampung.

Kapuspen Kemendagri Bahtiar dalam keterangan tertulisnya mengatakan kejadian itu murni tindakan kriminal pencurian, tidak ada hubungannya dengan sistem keamanan database e-KTP.

“Untuk mencetak KTP elektronik diperlukan input data tertentu hasil perekaman tentang data diri, sidik jari dan lain-lain. Hanya jajaran Dukcapil yang punya akses database kependudukan untuk dapat mengisi, menginput data tersebut ke dalam chip blangko KTP elektronik,” ujarnya lagi.

Bahtiar menyebutkan, database kependudukan menggunakan network jaringan yang bersifat privat terbatas, bukan jaringan umum. Ia pun meminta agar masyarakat yang tertipu beli blangko KTP-el itu, agar melaporkan kepada aparat penegak hukum terdekat atau pemda. Karena UU 24/2013 jelas mengatur bahwa urus KTP gratis atau tidak dipungut biaya.

“Jadi, tidak benar informasi yang menyatakan bahwa sistem pengamanan KTP elektronik jebol. Sistem KTP elektronik memiliki sistem keamanan yang sangat kuat dan berlapis,” ujar Bahtiar lagi.

Setiap blangko KTP elektronik memiliki User ID atau nomor identitas chip yang membedakan satu dengan yang lain. Nomor ini tercatat secara sistematis, sehingga dapat diketahui dengan mudah keberadaan blangko KTP-el dan yang siapa yang mencetaknya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...