Kamis, 27 Juni 2019 | 02.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

IMG-30691

Bahar bin Smith.

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap dua remaja berinisial CAJ (18) dan MKUAM (17).

“Begini yah, pertama tama adalah penting bagi polisi menjalaskan apa yang terjadi, itu yang penting. Supaya jangan muncul spekulasi lain di dalam masyarakat. Ungkapan apa adanya,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Jangan sampai, lanjut Fahri, penahanan Habib Bahar ini lantaran dirinya sering mengeritik pemerintahan Joko Widodo.

“Dia ini adalah pengeritik berat pemerintah yah. Lalu kemudian pernah diperiksa untuk kasus lain, sekarang ditahan untuk kasus lain. Di dalam alur itu orang membacanya ini ada penargetan gitu loh,” kata Fahri.

Untuk itu, ia meminta pihak kepolisan mengungkapkan dibalik penetapan Habib Bahar itu. Jangan sampai citra kepolisia buruk karena tidak menjelaskan latar belakang penahanan Habib Bahar.

“Sebab yang dia dengar, dia membela diri dalam pengertian orang itu sudah melakukan kejahatan dulu kepada dia, lalu dia melakukan pembelaan diri atas kejahatan yang dilakukan oleh orang,” katanya.

Bahar ditahan setelah menjalani pemeriksaan pada Selasa 18 Desember lalu. Polisi menetapkan Bahar sebagai tersangka penganiayaan berdasarkan alat bukti yang dimiliki oleh penyidik.

Kasus dugaan penganiayaan ini terjadi pada Sabtu, 1 Desember 2018. Peristiwa terjadi di Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kemudian kasus penganiayaan ini dilaporkan ke Polres Bogor pada Rabu 5 Desember 2018 dengan laporan polisi nomor LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res.Bgr.

Polisi menjerat Habib Bahar dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 ayat (2) KUHP, Pasal 351 ayat (2) KUHP, Pasal 333 ayat (2) KUHP, dan Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...