Senin, 25 Maret 2019 | 15.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Dana kampanye Capres 01 Rp55,9 M, Capres 02 Rp54 M kebanyakan dari Sandiaga

Dana kampanye Capres 01 Rp55,9 M, Capres 02 Rp54 M kebanyakan dari Sandiaga

Reporter : Redaksi | Rabu, 2 Januari 2019 - 23:11 WIB

IMG-30955

Illustrasi:

JAKARTA, kini.co.id – BENDAHARA Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Sakti Wahyu Trenggono melaporkan dana kampanye sebesar Rp55,9 miliar. Sementara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno Rp54 miliar dengan total 73 persen berasal dari Sandiaga Uno.

Demikian data yang diperoleh dari Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPDSK) ke KPU RI, Rabu (2/1). Bendahara BPN Thomas M. Djiwandono menyebutkan, dana kampanye Paslon nomor urut 02 saat ini hampir seluruhnya, yakni 73 persen merupakan uang calon wakil presiden Sandiaga Uno.

“Tentu yang paling banyak adalah Pak Sandi sekitar 70an persen, setelah itu Pak Prabowo sekitar 30 persen,” kata Thomas di Kantor KPU RI, Rabu (2/1).

Thomas menjelaskan, belum ada Badan Usaha yang menyumbang untuk Prabowo-Sandiaga. Namun, kata dia, justru masyarakat sangat antusias ikut menyumbang.

“Kalau ditanya badan usaha belum, tapi yang luar biasa saat ini adalah dari perseorangan di masyarakat dan itu kami berterimakasih sekali itu suatu animo yang luar biasa, belum pernah kami lihat sebelum-sebelumnya,” ujarnya

Sumbangan dana dari pihak lain atau dari masyarakat mencapai Rp 150 juta. Sedangkan dari penggalangan dana sebesar Rp 3,5 miliar. “Rata-rata (menyumbang) Rp 50.000, bahkan Rp 8.000,” ucapnya

Sumbangan kepada Prabowo-Sandiaga tidak hanya berupa uang tunai melainkan juga berbentuk jasa seperti peminjaman ruko dan rumah untuk kantor. “Banyak yang meminjamkan ruko atau rumah,” katanya.

Di pihak lain, Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Sakti Wahyu Trenggono menyerahkan Laporan Penerima Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Laporan yang diserahkan kepada KPU terhitung sejak September 2018 hingga Januari 2019.

“LADK waktu itu jumlahnya Rp 11,9 miliar, lalu laporan kedua kegiatan periode 23 September 2018 sampai 1 Januari 2019 adalah Rp 44,8 miliar. Sehingga total Rp 55,9 miliar,” kata Trenggono di KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (2/1).

“Sumbangan paslon Rp 32 juta, parpol dalam bentuk barang jasa sebesar Rp 2,1 miliar, perorangan Rp 121 juta, kelompok Rp 37,9 miliar, badan usaha Rp 3,9 miliar dan total Rp 44,8 miliar,” sambungnya.

Dia menjelaskan, dana dari paslon merupakan perolehan bunga di rekening khusus dana kampanye, sumbangan parpol berasal dari Partai Nasdem dan Partai Perindo dan sumbangan badan usaha non pemerintah adalah PT. Lintas Teknologi Indonesia.

“Kami selesaikan karena cukup memakan waktu karena kami ingin akurat karena kami tidak ingin satu rupiah yang tidak terekam. Laporan maksimal hinggal tanggal 2 Januari pukul 18.00 WIB,” ujarnya.

Dia mengatakan dana tersebut lebih banyak digunakan untuk kegiatan konsolidasi seperti di Aceh, Riau, Jambi, Banten, Papua dan Bali. Serta digunakan untuk kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TKN Jokowi-Ma’ruf di Surabaya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...