Senin, 25 Maret 2019 | 05.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Petinggi Isargas Akui Berikan Uang Rp 250 Juta untuk Eni Saragih

Petinggi Isargas Akui Berikan Uang Rp 250 Juta untuk Eni Saragih

Reporter : Restu Fadilah | Selasa, 8 Januari 2019 - 16:08 WIB

IMG-31050

Tersangka korupsi PLTU-1 Riau, Eni Saragih. (KiniNews/Restu Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Sidang terdakwa kasus suap proyek PLTU Riau-1 kembali dilanjutkan, Selasa, (8/1/2019). Agendanya adalah pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa KPK. Presiden Direktur PT Isargas, Iswan Ibrahim menjadi salah satu saksi yang turut dihadirkan.

Dalam kesaksiannya, Iswan mengakui bahwa ia pernah memberikan uang sejumlah Rp 250 juta kepada Eni. Uang itu diberikan secara bertahap yakni pada bulan Juni dan Juli 2018.

Mendengar jawaban tersebut, Jaksa pun kemudian mempertanyakannya. Pasalnya uang tersebut sangat dengan mudah diberikan.

“Apakah memang ada uang antara saksi dengan terdakwa?” tanya Jaksa.

“Nggak ada, tujuan saya hubungan baik, teman, hubungan baik saya bantu,” jawab Iswan.

Untuk diketahui, selain didakwa menerima suap, Eni didakwa menerima gratifikasi Rp 5,6 miliar dan Sin$ 40 ribu. Uang itu disebut berasal dari 4 pengusaha yang bergerak di bidang energi dan migas yang berkaitan dengan mitra kerja dari Komisi VII DPR. Salah satunya penerimaan dari Iswan Ibrahim selaku Presiden Direktur PT Isargas sejumlah Rp 250 juta.

Menurut jaksa, pada Mei 2018, Eni menghubungi Iswan dan memberitahu bahwa dia telah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR.

Dalam pertemuan selanjutnya, Eni meminta uang kepada Iswan untuk keperluan suaminya yang maju dalam pemilihan kepala daerah. Iswan pun kemudian menyanggupi permintaan Eni.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...