Kamis, 24 Januari 2019 | 18.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Soal Ketua DPRD Ngamuk dan Bawa Preman, Kemendagri: Memalukan!

Soal Ketua DPRD Ngamuk dan Bawa Preman, Kemendagri: Memalukan!

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 9 Januari 2019 - 10:12 WIB

IMG-31071

Jakarta, kini.co.id – Amukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana, Andi Arif dalam sebuah rapat mendapatkan perhatian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharudin menyebut peristiwa tersebut merupakan hal yang memalukan. Menurutnya, bertengkar dalam sebuah rapat adalah hal yang biasa.

“Namun kalau menggunakan senjata tajam dan melakukan kekerasan, hal tersebut jelas merusak peradaban demokrasi,” tutur Bahtiar melalui pesan singkat kepada Kini.co.id, Jakarta, Rabu, (9/1/2018).

Kata Bahtiar, forum DPRD adalah tempatnya Wakil Rakyat adu gagasan, adu konsep, adu pemikiran sebagai wakil rakyat. Syaratnya tidak boleh ada intimidasi, dan ancaman apapun apalagi kekerasan. Makanya, Bahtiar menyebut peristiwa seperti ini menunjukkan kualitas pnedidikan politik rendah.

“Gimana mau mendidik masyarakat dalam hal etika politiik. Jika lembaga politik sendiri tidak memberi contoh peradaban demokrasi yang baik, yang etis dan terhormat,” tuntasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andi Firman mengamuk sambil mengeluarkan keris yang diselipkan di pinggangnya kemudian mengarahkannya kepada seluruh Anggota DPRD yang hadir dalam rapat dengan pendapat pada Senin, (7/1/2019).

Aksi memalukan wakil rakyat itu juga diikuti masuknya seseorang yang diduga preman ke dalam ruang rapat kemudian mengacak-acak kursi anggota Dewan sambil memecahkan barang-barang yang ada di lokasi.

Akibatnya, suasana menjadi mencekam sejumlah anggota dewan terkena lemparan benda keras sejumlah barang inventaris seperti gelas kursi serta meja rusak akibat kericuhan ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...