Senin, 25 Maret 2019 | 05.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Soal Ketua DPRD Ngamuk dan Bawa Preman, Kemendagri: Memalukan!

Soal Ketua DPRD Ngamuk dan Bawa Preman, Kemendagri: Memalukan!

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 9 Januari 2019 - 10:12 WIB

IMG-31071

Jakarta, kini.co.id – Amukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana, Andi Arif dalam sebuah rapat mendapatkan perhatian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharudin menyebut peristiwa tersebut merupakan hal yang memalukan. Menurutnya, bertengkar dalam sebuah rapat adalah hal yang biasa.

“Namun kalau menggunakan senjata tajam dan melakukan kekerasan, hal tersebut jelas merusak peradaban demokrasi,” tutur Bahtiar melalui pesan singkat kepada Kini.co.id, Jakarta, Rabu, (9/1/2018).

Kata Bahtiar, forum DPRD adalah tempatnya Wakil Rakyat adu gagasan, adu konsep, adu pemikiran sebagai wakil rakyat. Syaratnya tidak boleh ada intimidasi, dan ancaman apapun apalagi kekerasan. Makanya, Bahtiar menyebut peristiwa seperti ini menunjukkan kualitas pnedidikan politik rendah.

“Gimana mau mendidik masyarakat dalam hal etika politiik. Jika lembaga politik sendiri tidak memberi contoh peradaban demokrasi yang baik, yang etis dan terhormat,” tuntasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andi Firman mengamuk sambil mengeluarkan keris yang diselipkan di pinggangnya kemudian mengarahkannya kepada seluruh Anggota DPRD yang hadir dalam rapat dengan pendapat pada Senin, (7/1/2019).

Aksi memalukan wakil rakyat itu juga diikuti masuknya seseorang yang diduga preman ke dalam ruang rapat kemudian mengacak-acak kursi anggota Dewan sambil memecahkan barang-barang yang ada di lokasi.

Akibatnya, suasana menjadi mencekam sejumlah anggota dewan terkena lemparan benda keras sejumlah barang inventaris seperti gelas kursi serta meja rusak akibat kericuhan ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...