Kamis, 24 Januari 2019 | 19.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PKS Sarankan Kedua Capres Duduk Bersama Atasi Hoaks

PKS Sarankan Kedua Capres Duduk Bersama Atasi Hoaks

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 9 Januari 2019 - 11:29 WIB

IMG-31074

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera punya keinginan agar Prabowo Subianto menjelaskan keterlibatannya dalam aksi penculikan beberapa aktivis pada kerusuhan 1998. Sebab, bila tidak dijelaskan secara gamblang maka itu akan menjadi kabar hoaks di tengah masyarakat.

Tak hanya capres nomor urut 02, PKS pun juga meminta capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) untuk membeberkan silsilah keluarganya yang kabarnya keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI). Penjelasan kedua paslon itu, kata Mardani, sangat diperlukan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

“Usulan saya sesudah membuat hoaks membelah bangsa. Sangat baik kalau elite menujukkan kepada isu sensitif kita bisa duduk bareng,” kata Mardani di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

Usulan itu, kata Mardani, sudah tercetus di internal PKS. Presiden PKS Sohibul Iman pun dikatakannya sangat menyambut baik gagasan tersebut. Ia berencana menyampaikan ide itu ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi agar bisa segera terealisasi.

“Saya dengan Pak Sohibul Iman di PKS sudah menyampaikan, tapi belum sampai pada konklusi. Tapi idenya harus disampaikan dahulu,” ungkap Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi tersebut.

Menurut dia, bila kedua isu hoaks yang dinilai amat sensitif itu terus berkembang hingga hari pencoblosan nanti, dikhawatirkan bisa memecah belah masyarakat Tanah Air.

“Karena siapa pun pemenangnya kalau hoaks meningkat yang kalah masyarakat dan negara,” imbuhnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...