Kamis, 24 Januari 2019 | 19.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada yang Ingin Melemahkan KPU, Jokowi Minta Kapolri Ambil Langkah Tegas

Ada yang Ingin Melemahkan KPU, Jokowi Minta Kapolri Ambil Langkah Tegas

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 9 Januari 2019 - 13:15 WIB

IMG-31083

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas, Rabu, 12/12/2018, untuk membahas percepatan pembangunan di Pulau Batam.

Jakarta, kini.co.id – Munculnya kabar bohong atau hoaks terkait surat suara yang sudah tercoblos membuat publik gaduh. Hoaks itu juga membuat nama Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi jelek karena seolah melakukan kecurangan.

Padahal, surat suara yang asli belum dicetak sama sekali.

Terkait itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kapolri untuk mengambil langkah tegas terhadap kelompok-kelompok yang ingin merusak dan melemahkan legitimasi KPU.

“Aparat tidak boleh membiarkan kegiatan-kegiatan yang ingin melemahkan, melegitimasi KPU karena apapun KPU ini adalah penyelenggara pemilu, penyelenggara pilkada, penyelenggara pilpres, penyelenggara pemilihan legislatif yang semua harus mendukungnya,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Kepala Negara telah memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengambil langkah tegas dalam memproses para pelaku yang mencoba merusak legitimasi KPU.

“Jadi kalau ada orang-orang, ada pihak-pihak yang ingin melemahkan, mendelegitimasi itu saya sampaikan ke Kapolri juga tegas,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, muncul kabar bohong alias hoaks tujuh kontainer berisi surat yang sudah tercoblos hingga daftar pemilih tetap (DPT) ganda mencapai 31 juta.

Hal itu menggiring masyarakat untuk berfikir KPU telah berbuat curang bahkan sebelum Pemilu dimulai.

Sejauh ini 4 tersangka telah ditangkap terkait penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara di media sosial.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...