Kamis, 24 Januari 2019 | 18.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ungkap Pelaku Teror Bom, WP KPK Putarkan CCTV

Ungkap Pelaku Teror Bom, WP KPK Putarkan CCTV

Kamis, 10 Januari 2019 - 10:12 WIB

IMG-31099

kini.co.id – Masyarakat Indonesia kembali digegerkan dengan teror bom yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Kali ini, korbannya adalah Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan La Ode Muhammad Syarif.

Wadah Pegawai (WP) KPK kemudian membeberkan aksi pelaku yang tertangkap CCTV. Namun CCTV yang diperlihatkan adalah saat adanya penemuan bom di Rumah Penyidik KPK, Apip Julian Miftah 2015 lalu.

Dilihat Kini.co.id, rekaman itu terlihat tertanggal 5 Juli 2015 pukul 21.20 WIB. Kedua orang yang terlihat meletakkan benda tersebut awalnya terlihat mondar-mandir di depan rumah.

Rekaman tersebut membuktikan bahwa teror memang kerap dialamatkan baik kepada pegawai maupun Pimpinan KPK. Tercatat ada sembilan teror yang sudah diterima oleh pegawai lembaga antirasuah ini.

Rinciannya, penyerbuan dan teror terhadap fasilitas KPK, ancaman bom ke Gedung KPK, teror bom ke Rumah penyidik KPK, penyiraman air keras ke rumah dan kendaraan milik penyidik dan pegawai KPK, ancaman pembunuhan terhadap pejabat dan pegawai KPK, perampasan pelengkapan penyidik KPK, penculikan terhadap pegawai KPK yamg sedang bertugas, percobaan pembunuhan terhadap penyidik KPK, dan teror bom terhadap dua Pimpinan KPK, La Ode Muhammad Syarif dan Agus Rahardjo.

Ketua WP, Yudi Purnomo menduga teror terhadap rumah dua pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo dan Laode M Syarif, pagi tadi, masih terkait dengan pelaku teror sebelumnya. Sebab, pola teror yang terjadi hampir mirip dengan yang sebelumnya.

“Di CCTV ini pelakunya dua orang, kemudian mempunyai korelasi yang sama dengan pelakunya Bang Novel (penyidik KPK Novel Baswedan), dua orang juga,” kata Yudi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (9/1/2019).

Selanjutnya, modus yang digunakan adalah menggunakan bom, kemudian sekarang rumah Agus dan Syarif diteror menggunakan bom juga.

Selain itu, 2015 silam, mobilnya Apip disiram menggunakan air keras. Ini sama seperti yang terjadi pada Novel, yang mana, matanya disiram air keras oleh orang tak dikenal.

“Dari sini kami menarik kesimpulan hipotesis sementara, bisa jadi ini adalah orang yang sama dan jaringan yang sama. Tapi karena tidak terungkap, mereka terus melakukan tindakan untuk meneror,” tuntasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...