Kamis, 24 Januari 2019 | 18.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PAN Tidak Pusingkan Soal Survei Dari LSI

PAN Tidak Pusingkan Soal Survei Dari LSI

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 10 Januari 2019 - 13:58 WIB

IMG-31104

PAN

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto tak ambil pusing dengan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA yang menyebut PAN tidak lolos ke DPR pada Pemilu 2019. Menurutnya, LSI memang tak pernah memprediksi partainya lolos ke Parlemen.

“Kalau LSI semenjak dunia ini ada memang gak pernah buat PAN lolos dari parlemen. Buka aja rekam jejaknya tapi selalu saja hasilnya meleset. LSI tidak pernah mensurvei PAN lebih dari 2 persen. Tapi hasilnya PAN lebih dari 7 persen setiap pemilu. Maka saya kira kedunguan LSI akan berlanjut, insya Allah PAN akan lolos dari 4 persen,” kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Dirinya juga tak sependapat dengan LSI yang menyebut pengaruh dan pamor Amien Rais telah turun dan tidak mampu mendongkrak elektabilitas partai.

“Ya sekali lagi itu analisa yang salah. Ya namanya orang mungkin dipesan ya atau pun analisanya sudah agak dungu tadi ya mungkin selalu meleset. Saya kira dan kita gapapa itu pendapat dia itu biasa-biasa saja,” tegasnya.

Selain itu, mengenai elektabilitas partainya setiap pemilu, Yandri mengatakan hampir semua lembaga survei, termasuk LSI Denny JA, menempatkan PAN pada angka sekitar 1,5-2 persen.

Sebelumnya, LSI Denny JA menyebut Amien Rais sebagai tokoh dan Ketua Dewan Kehormatan di PAN telah menurun. Partai itu pun dinilai harus mencari pendongkrak lain yang dapat menaikkan elektabilitas partai untuk Pemilihan Legislatif 2019.

“Dari PAN meski pun pamor Amien Rais relatif redup tetapi masih ada figur-figur lain yang bisa dimunculkan yang bisa menambah pendongkrak untuk lolos (dari batas bawah minimal parlemen),” ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantor LSI, Jakarta Timur, Selasa 8 Januarai lalu.

Dari survei LSI Denny JA yang dilakukan selama lima bulan berturut-turut, suara yang diperoleh PAN masih berada di bawah PKS dan PPP. Pada Agustus PAN memperoleh suara 1,4 persen, pada September sebanyak 1,5 persen, Oktober mendapat 1,9 persen, November mendapatkan 1,6 persen dan Desember hanya mendapatkan 1,8 persen.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...