Kamis, 24 Januari 2019 | 19.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Inas Hanura: Visi misi Prabowo-Sandi diubah karena saya kritik

Inas Hanura: Visi misi Prabowo-Sandi diubah karena saya kritik

Reporter : Redaksi | Jumat, 11 Januari 2019 - 11:59 WIB

IMG-31121

Inas Nashrullah Zubir.

JAKARTA, kini.co.id – KETUA DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir mengklaim perubahan visi-misi pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dilakukan karena kritiknya. Inas memang pernah mengkritik program aksi pasangan nomor urut 02 itu soal pengembangan energi.

“Pada tanggal 21 November 2018, saya mengkritisi program aksi nomor 30 Prabowo-Sandi, di mana bunyi program aksi nomor 30 tersebut adalah ‘memperluas konversi penggunaan BBM kepada gas dan energi terbarukan dalam pembangkit listrik PLN’. Saya anggap konyol karena berarti bahwa Prabowo-Sandi tidak mengenal situasi dan kondisi negerinya sendiri,” kata Inas kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Menurut Inas, kritik itu membuat Prabowo-Sandiaga sadar sehingga kemudian mengubah visi-misinya.

“Tapi kemudian mereka menyadari bahwa kritikan saya tersebut adalah benar sehingga Prabowo-Sandi merevisi program aksi tersebut menjadi, ‘memperluas konversi BBM kepada gas dan listrik untuk kendaraan bermotor. Meningkatkan dan menambah porsi energi baru dan terbarukan dalam bauran listrik PLN’,” jelasnya.

Inas menyebut kritik seperti yang ia sampaikan merupakan arahan dari capres Jokowi. Dia menyebut Jokowi selalu mengingatkan harus menyampaikan kritik yang membangun.

“Inilah yang namanya kritik membangun yang selalu diingatkan oleh Pak Jokowi kepada seluruh juru bicara dan influencer TKN agar mengkritisi lawan dengan data dan fakta yang benar, dan bukan dengan hoax seperti yang sering dilakukan oleh tim capres 02 atau bahkan oleh Prabowo dan Sandi sendiri,” papar Inas.

Menurut Inas, tindakan Prabowo-Sandi mengubah visi-misinya sudah tepat. Sebab, kalau tidak diubah, sambung dia, Prabowo-Sandi bisa malu.

“Untung saja mereka mau mendengar kritikan dari Inas N Zubir, jika tidak, bisa jadi dalam debat capres mendatang, Prabowo dan Sandi bakalan dipermalukan di hadapan jutaan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, saya tunggu deh ucapan terima kasihnya, terutama dari Prabowo ya,” ujar Inas.

Prabowo-Sandiaga sudah menyerahkan perubahan visi-misi ke KPU. Namun KPU menyatakan perbaikan dokumen visi-misi dan program kandidat Pilpres 2019 tak bisa dilakukan lagi alias ditolak.

“Prinsipnya begini, visi-misi, program pasangan capres dan cawapres itu kan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pendaftaran. Karena posisi regulasinya begitu, maka sudah tidak dimungkinkan lagi ada perubahan visi-misi, program dari pasangan capres dan cawapres,” kata Komisioner KPU Wahyu, Kamis (10/1) malam.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...