Selasa, 23 April 2019 | 06.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Dituduh Hukum Berat Sebelah di Masa Kepemimpinannya, Jokowi Singgung Ratna Sarumpaet

Dituduh Hukum Berat Sebelah di Masa Kepemimpinannya, Jokowi Singgung Ratna Sarumpaet

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 18 Januari 2019 - 07:34 WIB

IMG-31243

Jokowi-Ma'ruf Amin. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Debat Perdana Calon Presiden-Calon Wakil Presiden 2019 mulai memanas. Bahkan nama tersangka penyebar hoax Ratna Sarumpaet sempat bunyi dalam perdebatan yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, (17/1/2019) malam ini.

Awalnya, Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto menyebut bahwa selama Indonesia di bawah komando Jokowi, penegakan hukum tampak berat sebelah.

Dia mengambil contoh salah Kepala Desa (Kades) di Jawa Timur (Jatim) yang mendukungnya namun malah ditahan. Sedangkan jika ada Gubernur atau Kepala Daerah yang secara terang-terangan menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma’aruf tidak dipermasalahkan.

“Saya kira ini suatu perlakukan tidak adil. Sebab menyatakan pendapat itu dijamin Undang-undang, siapapun boleh menyatakan pendapat dukungan kepada siapapun saya kira. Kami mohon bapak renungkan ada anak buah bapak berlebihan,” kata Prabowo.

Tak terima dengan tuduhan tersebut, Jokowi meminta agar Prabowo jangan main tuduh hukum tidak adil. Jokowi menyatakan ada prosedur hukum yang berlaku. Kalaupun memang ada yang menyalahi, silakan melapor.

Tak tanggung-tanggung, mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun malah menyerang balik Prabowo dengan mengungkit hoaks Ratna Sarumpaet. Ratna mengaku dipukuli, padahal operasi plastik.

“Misalnya Jurkam Pak Prabowo, katanya dianiaya mukanya babak belur, kemudian konferensi pers. Akhirnya apa yang terjadi, ternyata operasi plastik. Ini negara hukum, kalau ada bukti silakan lewat mekanisme,” jawab Jokowi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...