Rabu, 21 Augu 2019 | 04.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

Reporter : Redaksi | Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

IMG-31297

Oesman Sapta Odang.

JAKARTA, kini.co.id – OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. Pasalnya, dia tidak dapat menerima namanya gagal dimasukkan dalam daftar caleg DPD RI.

Laporan tersebut terkait sikap KPU yang ia nilai tidak mau melaksanakan perintah undang-undang. Nama OSO akhirnya dicoret dari daftar calon tetap (DCT) caleg DPD 2019.

Herman Kadir, kuasa hukum OSO, mengatakan pihaknya menggunakan pasal 421 dan 216 KUHP. Dua pasal itu mengatur tentang tindakan tidak menuruti perintah UU dengan ancaman hukuman masing-masing 4 bulan 2 minggu (Pasal 421) dan 2 tahun 8 bulan penjara (Pasal 216).

“(Kami melaporkan ke polisi) Karena (Ketua KPU) tidak mau melaksanakan perintah undan-undang. Seorang pejabat negara kalau tidak melaksanakan perintah undang-undang maka itu bisa ditindak pidana,” kata kuasa hukum OSO Herman Kadir, Rabu (23/1).

Terhitung hari ini, OSO dipastikan tidak bakal bisa ikut pemilu setelah yang dia enggan memenuhi perintah KPU untuk mengundurkan diri sebagai pengurus Hanura. KPU memberikan tenggat waktu ke OSO untuk mundur dari Hanura hingga Selasa (22/1) malam, tepat pukul 00.00 WIB.

Sikap itulah yang menurut pihak OSO melanggar UU. Penilaian itu berdasarkan putusan PTUN pada 16 Januari lalu yang memerintahkan KPU memasukkan OSO dalam daftar calon tetap (DCT) peserta Pemilu DPD.

Selain dianggap melanggar UU, Herman juga menuding KPU telah melakukan pelanggaran kode etik lantaran tidak menjalankan putusan peradilan tersebut.

Laporan itu, lanjut Herman, dibuat pada 16 Januari 2019. Namun, hari ini, Herman datang ke Polda Metro Jaya untuk melengkapi BAP.

Komisioner KPU Ilham Saputra, menyatakan siap menghadapi upaya hukum apabila OSO menempuh proses hukum terkait pencalonannya di Pemilu Legislatif DPD RI. Dia menegaskan pihaknya telah siap diperkarakan atas keputusan tidak meloloskan OSO jadi caleg DPD.

“Kalau (menghadapi kasus hukum) tidak siap, saya tidak usah jadi anggota KPU,” tutur Ilham Rabu (23/1). “Sekarang tinggal cetak surat suara,” lanjutnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...