Kamis, 27 Juni 2019 | 02.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Sebanyak 60 jabatan dibuka untuk jenderal TNI

Sebanyak 60 jabatan dibuka untuk jenderal TNI

Reporter : Redaksi | Selasa, 29 Januari 2019 - 18:11 WIB

IMG-31335

Jokowi saat inspeksi prajurit TNI.

JAKARTA, kini.co.id – BERITA gembira untuk para perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bakal menambah 60 jabatan baru bagi perwira tinggi (pati) atau setingkat jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Keputusan itu didorong oleh kehadiran sejumlah organisasi baru, seperti Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan).

Kabar itu diungkap di hadapan Rapat Pimpinan TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Negara pada Selasa (29/1). Rapim diikuti sedikitnya 198 pati TNI dan 170 pati Polri.

“Soal restrukturisasi di TNI, akan ada jabatan untuk pati baru sebanyak 60 ruang. Ini bisa diisi dari kolonel untuk naik ke jabatan bintang, baik untuk bintang satu, dua, dan tiga,” kata Presiden Jokowi.

Di sisi lain. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan penambahan ruang itu, sesuai instruksi presiden bakal membuat beberapa jabatan naik pangkat. Hadi mencontohkan, dengan kenaikan pangkat sejumlah Komandan Resor Militer (Danrem).

“Ini mungkin ada sekitar 21 Danrem. Otomatis dinaikkan menjadi bintang satu dan dampaknya ke bawah banyak jabatan kolonel, dari [yang sebelumnya] letnan kolonel jadi kolonel,” katanya.

Selain itu, menurut Panglima TNI, asisten Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dan Inspektorat Kostrad yang semula bintang satu naik menjadi bintang dua.

“Organisasi itu [Kostrad] dipimpin bintang tiga, wakilnya bintang dua, ada asistennya ada enam orang, bintang satu. Otomatis ini menarik kolonel yang di bawah dan ini baru Angkatan Darat,” kata Hadi.

Selain itu, ia bilang bakal ada penambahan ruang untuk TNI Angkatan Laut (AL), seperti bagian Lembaga Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut).

“Mungkin ada sekitar 88, sehingga total bisa ditarik kolonel kurang lebih 160 kolonel akan ditarik jadi jabatan baru,” ujarnya.

Walaupun banyak penambahan jabatan, menurut Hadi, fungsi masing-masing jabatan akan tetap efektif dan digunakan semaksimal mungkin. Rencana itu bakal segera berlaku ketika Presiden Jokowi sudah menandatangani perubahan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 10 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi TNI.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...