Sabtu, 20 April 2019 | 14.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Harits Ulya: Stop Stigma Negatif Napi Teroris

Harits Ulya: Stop Stigma Negatif Napi Teroris

Reporter : Rakisa | Kamis, 18 Augu 2016 - 11:41 WIB

IMG-16698

Harits Abu Ulya. (Kini/doc)

Jakarta, kini.co.id – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya menyebutkan sejumlah narapidan terkait terorisme pada Agustus ini bebas dari penjara, baik bebas murni karena habis masa pidananya maupun mendapatkan remisi.

Mereka yang bebas masa pidananya tersebut seperti lima orang dari Lapas Cipinang, empat orang dari LP Nusakambangan dan beberapa orang dari lapas lainnya. Untuk itu, Pengamat Kontra Terorisme ini meminta kepada semua pihak berhenti menstigma negatif terhadap para napi teroris tersebut karena dinilai bisa membuat mereka lebih radikal.

“Tidak baik memberikan label atau terus menstigma teroris mereka, sengaja atau tidak. Karena akan menghambat proses alkuturasi mantan napi di tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya, Kamis (18/08/2016) kepada KiniNews.

Dijelaskannya, dalam pandangan hukum semua orang sama, napi terorisme pun berhak mendapat remisi jika memang memenuhi syaratnya sama halnya dengan napi kasus pidana lainnya.

Oleh karena itu, menurutnya diperlukan langkah dan pendekatan yang lebih memanusiakan secara maksimal melalui proses edukasi dan pendampingan.

“Proses edukasi dan pendampingan bagi mereka menjadi kebutuhan urgen, karena signifikan akan mampu membuat para mantan napi fokus menjalani hidup normal, lebih produktif manfaat bagi dirinya dan sesamanya,” jelasnya.

Jika ini tidak dilakukan, alih-alih ingin menyelesaikan dan mereduksi soal ancaman keamanan justru yang akan terjadi adalah mereproduksi ancaman itu sendiri.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...