Jumat, 18 Oktober 2019 | 21.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Miris! Ini Alasan Muhammad Sodikin Posting Foto Injak Alquran

Miris! Ini Alasan Muhammad Sodikin Posting Foto Injak Alquran

Reporter : Redaksi | Rabu, 31 Oktober 2018 - 16:48 WIB

IMG-29681

Muhammad Sodikin diciduk polisi setelah menghina Islam dan Alquran. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Baru-baru ini sebuah akun Instagram bernama @rezahardiansyah7071 membuat resah netizen. Pasalnya akun tersebut menebar penistaan terhadap Alquran, Islam, kepala negara dan lembaga pemerintahan.

Tak hanya itu, akun tersebut juga memposting perkataan tidak sopan dan provokatif serta mencantumkan nomor-nomor akun terkenal untuk dihubungi yakni Deddy Corbuzier, Lambe Turah, Atta Halilintar dan lainnya.

Dengan mencantumkan nomor tersebut, orang dibalik akun tersebut pun seketika menjadi buronan.

Tak lama, polisi mengungkap siapa di balik akun tersebut. Ia adalah Muhammad Sodikin (21) yang ditangkap pada Selasa, 30 Oktober 2018 sekitar 19.25 WITA di Jalan Panglima Batur Gang Kancil No.63, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

“Unit Siber Subdit 2 Dit Reskrimsus Polda Kalsel telah mengamankan satu orang pelaku penyebar ujaran kebencian yang menghina ulama dan agama Islam, kepala negara beserta lembaga pemerintahan melalui akun media sosial Instagram @rezahardiansyah7071 dan pembuat akun palsu @humaspolresbanjar_,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Rabu (31/10/2018)

Dedi menjelaskan, dalam aksinya pelaku membuat dan menyebar konten-konten yang menghina ulama dengan identitas orang lain.

Adapun motifnya lantaran pelaku kesal dengan teman sekelasnya bernama P, sehingga membuat akun palsu dengan identitas dari pacar temannya tersebut atas nama IP.

“Hal ini dilakukan supaya temannya ketakutan karena pacarnya ditangkap polisi,” katanya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah membuat dua buah akun palsu atas nama akun @rezahardiansyah7071 dan @reza_hardiansyah_7071 dengan menggunakan laptop miliknya.

Pelaku membuat akun tersebut awalnya melalui media sosial Facebook dengan nama “Reza Hardiansyah” dan mengarahkan netizen untuk melihat akun Instagram @rezahardiansyah7071 yang dibuatnya.

“Pelaku mengambil foto korban atas nama Agus Prasetiawan alias Reza Arbain melalui akun Facebook ‘Putri aja Puput’ dan ‘Eneng Eneng’,” ujarnya.

Kemudian, kata dia, pelaku mengambil foto ulama guru sekumpul dan guru Zuhdi dari Google. Untuk nomor-nomor yang diunggah di akun @rezahardiansyah7071 diambil dari media sosial Intagram seperti dari akun Deddy Corbuzier, Gen Halilintar, Polda Kalsel, Lambe Turah.

Lebih lanjut, kata Dedi, pelaku membuat akun @rezahardiansyah7071 sekitar hari Minggu, 28 Oktober 2018, sedangkan akun @reza_hardiansyah_7071 pada tanggal 30 Oktober 2018.

“Akun @rezahardiansyah7071 dihapus oleh Instagram namun pelaku kembali membuat akun palsu @reza_hardiansyah_7071,” katanya.

Tak hanya itu, pelaku juga membuat akun palsu di media sosial Intagram dengan nama @humaspolresbanjar_ untuk mengetahui apakah akun yang dibuatnya tersebut viral atau tidak. Setelah viral ternyata ada permintaan konfirmasi dari Instagram namun karena pelaku lupa password-nya maka tidak bisa dibuka lagi dan akun tersebut dihapus oleh Instagram.

Salah satu konten yang diunggah pelaku di Instagram, yang dinilai menghina agama Islam dan berbau provokasi, adalah fotonya menginjak Alquran dengan kata-kata ‘Emang pantas diinjak Alqurannya, keberatan? Hubungi nomor wa saya 085248800130’.

Polisi menjerat MS dengan Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 UU Nomor 11/2008 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 19/2016 tentang ITE dan Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU ITE.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...