Rabu, 21 Augu 2019 | 04.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Lucas Bantu Eddy Sindoro Buat Paspor Palsu

Lucas Bantu Eddy Sindoro Buat Paspor Palsu

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 7 November 2018 - 13:17 WIB

IMG-29810

Lucas Didakwa Bantu Eddy Sindoro Buat Paspor Palsu. (KiniNews/Restu Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Pengacara Lucas turut membantu Eddy Sindoro dalam membuat paspor palsu. Hal itu sebagaimana yang tercantum dalam dakwaan Jaksa KPK dengan nomor 103/TUT.01.04/24/10/2018.

Awalnya pada tanggal 4 Desember 2016 lalu, Eddy menghubungi terdakwa dan menyampaikan akan kembali ke Indonesia untuk menghadapi proses hukum di KPK. Namun Lucas justru menyarankan Eddy Sindoro tidak kembali ke Indonesia.

“Selain itu, terdakwa juga menyarankan Eddy untuk melepas status kenegaraan Indonesia dan membuat paspor negara lain agar dapat melepaskan diri dari proses hukum di KPK, yang untuk itu Lucas akan membantunya,” kata Jaksa Abdul Basir.

Atas saran itu, Eddy pun dengan dibantu Chua Chwee Chye alias Jimmy membuat paspor palsu Republik Dominika Nomor RD4936460 atas nama Eddy Handoyo Sindoro.

Paspor palsu itu pun digunakan oleh Eddy Sindoro untuk berangkat dari Bangkok ke Malaysia pada tanggal 5 Agustus 2018 lalu. Sayangnya penggunaan paspor itu tidak berjalan mulus, ketika Eddy hendak kembali ke Bangkok pada tanggal 7 Agustus 2018.

Ia malah ditangkap oleh petugas imigrasi Bandara Internasional Kuala Lumpur karena diketahui menggunakan paspor palsu. Sehingga harus berurusa dengan aparat penegak hukum di negeri jiran itu.

Selanjutnya, pada tanggal 16 Agustus 2018, Eddy dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman denda sejumlah RM 3000 atau pidana penjara selama 3 bulan. Atas putusan tersebut, Eddy pun membayar denda dan harus dikeluarkan dari Malaysia ke Indonesia karena Eddy adalah warga negara Indonesia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...