Rabu, 21 Augu 2019 | 04.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Selain Petugas Bandara, Petugas Imigrasi Juga Terlibat Dalam Pelarian Eddy Sindoro

Selain Petugas Bandara, Petugas Imigrasi Juga Terlibat Dalam Pelarian Eddy Sindoro

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 7 November 2018 - 15:27 WIB

IMG-29820

Lucas Didakwa Bantu Eddy Sindoro Buat Paspor Palsu. (KiniNews/Restu Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Bukan hanya Petugas Bandara, Petugas Imigrasi rupanya juga terlibat dalam pelarian mantan Presiden Direktur Lippo Group, Eddy Sindoro dari kejaran penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Petugas imigrasi yang terlibat itu bernama Andi Sofyar.

Dalam surat dakwaan bernomor 103/TUT.01.04/24/10/2018 terungkap bahwa Andi menerima uang sebanyak Rp 30 juta dan satu buah HP merk Samsung tipe A6.

Awalnya, pada tanggal 28 Agustus 2018, Eddy Sindoro kembali diusir oleh otoritas Imigrasi Malaysia. Atas pengusiran tersebut, pada tanggal 29 Agustus 2018, Eddy ditemani oleh Jimmy dan Michael akan pulang ke Indonesia menggunakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK 380 pukul 06.55 waktu Malaysia.

Mengetahui jadwal kepulangan Eddy Sindoro ke Indonesia, Lucas memerintahkan Dina Soraya membeli tiket untuk Eddy, Jimmy dan Michael dengan rute penerbangan Jakarta-Bangkok pada tanggal 29 Agustus 2018 pukul 09.40 WIB.

Menindaklanjuti perintah Lucas, Dina Soraya meminta Bowo untuk membeli tiket dimaksud dan menginformasikan jadwal kedatangan Eddy, Jimmy, dan Michael dari Malaysia. Selanjutnya Bowo pun membeli tida tiket Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 0866.

Pada tanggal 29 Agustus 2018 sekira pukul 08.00 WIB bersamaan dengan mendaratnya pesawat AirAsia AK 380 di Bandara Soekarno Hatta, Dwi Hendro Wibowo alias Bowo memerintahkan M Ridwan selaku Staff Customer Service Gapura mencetak pass atas nama Eddy Sindoro, Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie dan Michael Sindoro tanpa kehadiran yang bersangkutan untuk diperiksa identitasnya.

“Bowo juga memerintahkan Andi Sofyar selaku petugas Imigrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk stand by di area Imigrasl Terminal dan melakukan pengecekan status pencegahan Eddy Sindoro,” kata Jaksa Abdul Basir.

Selanjutnya Bowo dan Yulia menjemput Eddy Sindoro, Jimmy dan Michael di depan pesawat menggunakan mobil AirAsia langsung menuju Gate U8 terminal 3 tanpa melalui pemeriksaan imigrasi, dimana M Ridwan telah mempersiapkan boarding pass mereka.

Sekira pukul 09.23 WIB, Eddy dan Jimmy langsung terbang ka Bangkok tanpa diketahui pihak imigrasi sebagaimana yang dinginkan oleh Lucas. Sedangkan Michael membatalkan penerbangannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...