Kamis, 27 Juni 2019 | 02.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PKS Sarankan Kedua Capres Duduk Bersama Atasi Hoaks

PKS Sarankan Kedua Capres Duduk Bersama Atasi Hoaks

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 9 Januari 2019 - 11:29 WIB

IMG-31074

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera punya keinginan agar Prabowo Subianto menjelaskan keterlibatannya dalam aksi penculikan beberapa aktivis pada kerusuhan 1998. Sebab, bila tidak dijelaskan secara gamblang maka itu akan menjadi kabar hoaks di tengah masyarakat.

Tak hanya capres nomor urut 02, PKS pun juga meminta capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) untuk membeberkan silsilah keluarganya yang kabarnya keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI). Penjelasan kedua paslon itu, kata Mardani, sangat diperlukan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.

“Usulan saya sesudah membuat hoaks membelah bangsa. Sangat baik kalau elite menujukkan kepada isu sensitif kita bisa duduk bareng,” kata Mardani di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

Usulan itu, kata Mardani, sudah tercetus di internal PKS. Presiden PKS Sohibul Iman pun dikatakannya sangat menyambut baik gagasan tersebut. Ia berencana menyampaikan ide itu ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi agar bisa segera terealisasi.

“Saya dengan Pak Sohibul Iman di PKS sudah menyampaikan, tapi belum sampai pada konklusi. Tapi idenya harus disampaikan dahulu,” ungkap Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi tersebut.

Menurut dia, bila kedua isu hoaks yang dinilai amat sensitif itu terus berkembang hingga hari pencoblosan nanti, dikhawatirkan bisa memecah belah masyarakat Tanah Air.

“Karena siapa pun pemenangnya kalau hoaks meningkat yang kalah masyarakat dan negara,” imbuhnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...