Kamis, 24 Januari 2019 | 19.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Bagus, Ketua Kornas Prabowo ditangkap di Sragen

Bagus, Ketua Kornas Prabowo ditangkap di Sragen

Reporter : Redaksi | Rabu, 9 Januari 2019 - 11:34 WIB

IMG-31077

Bagus Bwana Putra, Ketua Korbas Prabowo, tersangka pembuat dan penyebar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.

JAKARTA, kini.co.id – TERSANGKA pembuat hoax 7 kontainer surat suara tercoblos, Bagus Bawana Putra, yang juga Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Subianto–komunitas relawan yang tak terdaftar di Badan Pemenangan Prabowo-Sandi–adalah pria yang membuat pesan suara hoax tersebut. Dia sempat kabur ke Sragen, Jawa Tengah.

“Kami bisa mendeteksi suara yang beredar tersebut. Kita meyakini adalah suara dari tersangka berinisial BBP,” kata Dirsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (9/1/2019).

Setelah membuat rekaman suara, Bagus menyebar rekaman tersebut ke WhatsApp Group (WAG) dan sejumlah platform media sosial. Setelah viral, dia lalu membuang HP dan kabur.

“Setelah viral tersangka menutup akun, membuang HP, membuang kartu (SIM-red) dan melarikan diri,” ujar Rachmad.

Bagus kabur ke wilayah Jawa Tengah. Polisi menangkap Bagus tanggal 7 Januari 2019 lalu.

Karo Yanpenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan BBP merupakan kreator maupun penyebar konten hoaks. Dia memiliki ide, menuangkan dalam bentuk rekaman, serta menyebarkan rekaman yang dibuatnya.

Hingga saat ini, polisi terus, memeriksa saksi-saksi dan mendalami kemungkinan ada aktor intelektual. Sedangkan BBP terancam hukuman 10 tahun penjara.

Sebelumnya diketahui bahwa Bagus Bawana, tersangka pembuat hoax 7 kontainer sempat kabur ke Sragen, Jawa Tengah.

“Kami bisa mendeteksi suara yang beredar tersebut. Kita meyakini adalah suara dari tersangka berinisial BBP,” kata Dirsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.

Setelah membuat rekaman suara, Bagus menyebarkan rekaman tersebut ke WhatsApp Group (WAG) dan sejumlah platform media sosial. Setelah viral, dia lalu membuang HP dan kabur.

“Setelah viral, tersangka menutup akun, membuang HP, membuang kartu (SIM, red), dan melarikan diri,” ujar Rachmad.

Bagus kabur ke wilayah Jawa Tengah. Polisi menangkap Bagus pada 7 Januari 2019.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...