Senin, 25 Maret 2019 | 05.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Bagus, Ketua Kornas Prabowo ditangkap di Sragen

Bagus, Ketua Kornas Prabowo ditangkap di Sragen

Reporter : Redaksi | Rabu, 9 Januari 2019 - 11:34 WIB

IMG-31077

Bagus Bwana Putra, Ketua Korbas Prabowo, tersangka pembuat dan penyebar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.

JAKARTA, kini.co.id – TERSANGKA pembuat hoax 7 kontainer surat suara tercoblos, Bagus Bawana Putra, yang juga Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Subianto–komunitas relawan yang tak terdaftar di Badan Pemenangan Prabowo-Sandi–adalah pria yang membuat pesan suara hoax tersebut. Dia sempat kabur ke Sragen, Jawa Tengah.

“Kami bisa mendeteksi suara yang beredar tersebut. Kita meyakini adalah suara dari tersangka berinisial BBP,” kata Dirsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (9/1/2019).

Setelah membuat rekaman suara, Bagus menyebar rekaman tersebut ke WhatsApp Group (WAG) dan sejumlah platform media sosial. Setelah viral, dia lalu membuang HP dan kabur.

“Setelah viral tersangka menutup akun, membuang HP, membuang kartu (SIM-red) dan melarikan diri,” ujar Rachmad.

Bagus kabur ke wilayah Jawa Tengah. Polisi menangkap Bagus tanggal 7 Januari 2019 lalu.

Karo Yanpenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan BBP merupakan kreator maupun penyebar konten hoaks. Dia memiliki ide, menuangkan dalam bentuk rekaman, serta menyebarkan rekaman yang dibuatnya.

Hingga saat ini, polisi terus, memeriksa saksi-saksi dan mendalami kemungkinan ada aktor intelektual. Sedangkan BBP terancam hukuman 10 tahun penjara.

Sebelumnya diketahui bahwa Bagus Bawana, tersangka pembuat hoax 7 kontainer sempat kabur ke Sragen, Jawa Tengah.

“Kami bisa mendeteksi suara yang beredar tersebut. Kita meyakini adalah suara dari tersangka berinisial BBP,” kata Dirsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.

Setelah membuat rekaman suara, Bagus menyebarkan rekaman tersebut ke WhatsApp Group (WAG) dan sejumlah platform media sosial. Setelah viral, dia lalu membuang HP dan kabur.

“Setelah viral, tersangka menutup akun, membuang HP, membuang kartu (SIM, red), dan melarikan diri,” ujar Rachmad.

Bagus kabur ke wilayah Jawa Tengah. Polisi menangkap Bagus pada 7 Januari 2019.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...