Kamis, 24 Januari 2019 | 19.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>>BPN menduga Ketua Relawan Prabowo tersangka hoaks 7 kontainer terlalu semangat

BPN menduga Ketua Relawan Prabowo tersangka hoaks 7 kontainer terlalu semangat

Rabu, 9 Januari 2019 - 11:40 WIB

IMG-31080

Sufmi Dasco Ahmad.

JAKARTA, kini.co.id – DIREKTUR Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad menduga Bagus Bawana Putra terlalu bersemangat bekerja sebagai relawan sehingga melakukan tindakan di luar batas.

Sebelumnya, kepolisian menangkap Ketua Umum Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo Presiden Bagus Bawana Putra atas dugaan pembuatan hoaks tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos jelang pilpres 2019.

“Bahwa tadinya mendukung lalu sekarang ada begini, mungkin karena terlalu semangat,” tutur Dasco melalui pesan singkat kepada pers, Selasa malam (8/1).

Meski begitu, Dasco memastikan Dewan Kornas Prabowo Presiden bukan kelompok relawan binaan dan tidak resmi terdaftar di BPN Prabowo-Sandi.

“Itu sudah kami cek tidak terdaftar,” ujar Dasco.

Dasco belum mau menyebut BPN dan khususnya Prabowo menjadi pihak yang dirugikan atas tindakan Bagus. Terutama ketika Bagus mengaku sebagai relawan Prabowo tetapi justru diduga terlibat dalam pembuatan hoaks dan ditangkap kepolisian.

“Ya nanti kita kaji dulu lah,” ucap Dasco.

Kepolisian menangkap Bagus di Bekasi pada Senin lalu (7/1). Dia diduga terlibat dalam pembuatan hoaks tujuh kontainer berisi surat suara yang telah tercoblos kolom pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Sementara itu polisi menyatakan akan terus memburu aktor intelektual hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. Polisi dalam kasus ini sudah menetapkan 4 orang tersangka.

“Para pihak yang terlibat secara aktif dalam penyebaran berita hoax tersebut akan dikejar. Kami masih periksa siapa aktor intelektualnya. Kami masih selidiki siapa aktor intelektualnya,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2018).

Keempat tersangka kasus hoax surat suara tercoblos yakni Bagus Bawana Putra (BBP) sebagai pembuat rekaman suara/voice note yang disebarkan ke WhatsApp grup dan media sosial, kemudian J, HY, dan LS sebagai penyebar hoax di media sosial.

“(BBP) Dia creator dan buzzer,” kata Dedi.

Menurut Dedi, belum ada keterkaitan antara pembuat hoax, BBP dengan tiga tersangka lainnya.

“Sementara belum diketemukan keterkaitannya dengan BBP. Mereka dapat konten itu dari medsos mereka dapat langsung memviralkan di medsos, FB dan WAG,” ujarnya.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...