Senin, 19 Augu 2019 | 07.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada yang Ingin Melemahkan KPU, Jokowi Minta Kapolri Ambil Langkah Tegas

Ada yang Ingin Melemahkan KPU, Jokowi Minta Kapolri Ambil Langkah Tegas

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 9 Januari 2019 - 13:15 WIB

IMG-31083

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas, Rabu, 12/12/2018, untuk membahas percepatan pembangunan di Pulau Batam.

Jakarta, kini.co.id – Munculnya kabar bohong atau hoaks terkait surat suara yang sudah tercoblos membuat publik gaduh. Hoaks itu juga membuat nama Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi jelek karena seolah melakukan kecurangan.

Padahal, surat suara yang asli belum dicetak sama sekali.

Terkait itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kapolri untuk mengambil langkah tegas terhadap kelompok-kelompok yang ingin merusak dan melemahkan legitimasi KPU.

“Aparat tidak boleh membiarkan kegiatan-kegiatan yang ingin melemahkan, melegitimasi KPU karena apapun KPU ini adalah penyelenggara pemilu, penyelenggara pilkada, penyelenggara pilpres, penyelenggara pemilihan legislatif yang semua harus mendukungnya,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Kepala Negara telah memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengambil langkah tegas dalam memproses para pelaku yang mencoba merusak legitimasi KPU.

“Jadi kalau ada orang-orang, ada pihak-pihak yang ingin melemahkan, mendelegitimasi itu saya sampaikan ke Kapolri juga tegas,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, muncul kabar bohong alias hoaks tujuh kontainer berisi surat yang sudah tercoblos hingga daftar pemilih tetap (DPT) ganda mencapai 31 juta.

Hal itu menggiring masyarakat untuk berfikir KPU telah berbuat curang bahkan sebelum Pemilu dimulai.

Sejauh ini 4 tersangka telah ditangkap terkait penyebaran hoaks 7 kontainer surat suara di media sosial.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...