Kamis, 24 Januari 2019 | 19.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Revisi visi-misi ditolak KPU, Tim Prabowo menyebut untuk rakyat

Revisi visi-misi ditolak KPU, Tim Prabowo menyebut untuk rakyat

Jumat, 11 Januari 2019 - 11:51 WIB

IMG-31118

Pasangan Prabowo-Sandiaga.

JAKARTA, kini.co.id – KPU menolak revisi visi-misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meski sempat mempublikasikannya lewat situs mereka. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tak mempermasalahkan penolakan KPU itu.

“Tidak diterima KPU nggak apa-apa, karena kita buat visi-misi bukan buat KPU, tapi buat rakyat,” kata Jubir BPN Andre Rosiade kepada wartawan, Jumat (11/1/2019).

Andre menjelaskan alasan perubahan itu adalah aspirasi dari warga yang ditemui oleh Prabowo dan Sandiaga beserta timnya dalam beberapa bulan ini. Menurut Andre, bahasa di visi-misi Prabowo-Sandi disederhanakan agar lebih mudah dimengerti publik.

“Diubah agar bahasanya lebih dipahami rakyat, memperkuat referensi visi-misi berlandaskan Pancasila dan UUD ’45, perlu ada penegasan bahwa Prabowo-Sandiaga ingin kembalikan pembangunan ekonomi berlandaskan konstitusi Pasal 33 UUD 1945,” papar Andre. Baca juga: Prabowo-Sandi Ubah Visi-Misi, Ini Dokumen ‘Indonesia Menang’ Selengkapnya

Dokumen revisi visi-misi itu disetor ke KPU oleh BPN pada 9 Januari 2019. Tautan dokumen itu sempat muncul di situs KPU hingga kemarin sore (10/1), tapi kini sudah tak muncul lagi.

Sementara itu, pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengubah berkas visi-misi mereka. KPU menyatakan pengubahan berkas visi-misi tak lagi memungkinkan. Kini tautan dokumen itu sempat dipublikasikan di situs KPU, tapi kini tak lagi ada.

“Jadi memang betul ada surat dari Badan Pemenangan Nasional kepada KPU terkait dengan perubahan visi-misi dan program. Tentu saja setiap surat yang masuk, harus kami terima suratnya. Nanti karena itu surat resmi, tentu saja KPU akan menjawab secara resmi kepada Badan Pemenangan Nasional, tim kampanye 02,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Ketika diunduh berkas itu melalui situs resmi KPU kemarin sore, sempat ada dua berkas visi-misi Prabowo-Sandiaga yang tautannya dipasang, yakni berkas awal dan berkas perubahannya.

Kini hanya terdapat 4 dokumen yang tautannya dipasang. Keempat dokumen itu adalah daftar pengurus BPN, tim kampanye, akun media sosial, dan visi-misi mereka yang disetor pada saat pendaftaran.

Namun kini tautan dokumen tersebut tak lagi dipasang. Meski demikian, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi telah membenarkan soal revisi visi-misi itu.

“Pertama, ada editing dalam tata bahasa supaya mudah dipahami masyarakat. Kedua, ada tambahan-tambahan di aksi dan program supaya lebih detail, supaya masyarakat bisa mendapatkan pesan yang lebih konkret,” kata Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Ketiga, ya desain supaya lebih eye catching, supaya ada nilai estetikanya. Jadi kita dorong estetika dan konten,” lanjut Dahnil.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...