Selasa, 23 April 2019 | 06.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

Reporter : Redaksi | Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

IMG-31285

Abu Bakar Ba'asyir.

JAKARTA, kini.co.id – RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba’asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan bebas bersyarat tetap harus melalui aturan yang ada.

‘Sudah ada mekanisme hukum yang harus kita lalui. Ini namanya pembebasan bersyarat. Bukan pembebasan murni, pembebasan bersyarat. Nah syaratnya harus dipenuhi,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Jokowi mengatakan alasan kemanusiaan karena faktor usia dan kesehatan Ba’asyir, adalah pertimbangan utama pada pemberian bebas bersyarat.Tetapi menurut undang-undang, kata Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir harus menyatakan tunduk pada pancasila sebagai dasar negara sert tunduk pada kedaulatan NKRI.

“Begini, kan sudah saya sampaikan bahwa karena kemanusiaan dan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir sudah sepuh, kesehatannya juga sering terganggu. Bayangkan kalau kita sebagai anak melihat orang tua kita sakit-sakitan seperti itu. Itulah yang saya sampaikan secara kemanusiaan,” tambahnya.

Tetap sebagai negara berdaulat, kata Jokowi, aturan tetap harus ditegakkan. Regulasi pembebasan bersyarat, menurut Jokowi, harus ditempuh.

Presiden Jokowi tidak bersedia menabrak sistem hukum. ”’Kalau masa ini ada sistem hukum, ada mekanisme hukum yang harus kita tempuh, saya justru (jika) nabrak ‘kan nggak bisa. Apalagi ini situasi yang basic. Setia pada NKRI, setiap pada Pancasila,” ujarnya.

Sebelumnya, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM sempat menyatakan Ba’asyir bisa mengambil pembebasan bersyarat pada 13 Desember 2018.

Namun pembebasan bersyarat itu, katanya, harus memenuhi ketentuan yang berlaku. Salah satu yang harus dipenuhi, yakni ada ikrar setia kepada NKRI sebagaimana diatur dalam PP 99/2012.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...