Sabtu, 7 Desember 2019 | 15.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Baguss Bersatu ingatkan BPN Jangan main fitnah soal tabloid Indonesia Barokah

Baguss Bersatu ingatkan BPN Jangan main fitnah soal tabloid Indonesia Barokah

Reporter : Redaksi | Senin, 28 Januari 2019 - 14:08 WIB

IMG-31321

Bagus Bersatu.

JAKARTA, kini.co.id – TABLOID Indonesia Barokah yang kini disorot oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto, diingatkan oleh Barisan Gus dan Santri Bersatu (Baguss Bersatu). Baguss Bersatu menyebut jangan asal melancarkan fitnah terkait peredaran tabloid itu.

Sebelumnya, BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyebut Irfan Wahid (Ipang Wahid), sebagai sosok di balik peredaran Tabloid Indonesia Barokah. Tudingan itu dinyatakan oleh Baguss Bersatu sebagai fitnah keji.

Presidium Baguss Bersatu Aizzudin Abdurrahman, menyebut tuduhan ke Ipang Wahid, yang juga salah seorang koordinator Baguss Bersatu, sama sekali tidak beralasan. Hal itu disebut sebagai politik menebar fitnah, dan harus disudahi. Jangan dilanjutkan.

“Ayo berpolitik yang santun dan ramah, menyampaikan gagasan politik yang baik. Bahkan, Pak Prabowo dan Pak Sandi sowan ke Tebuireng juga dilayani dengan baik oleh Gus Solah. Pak Sandi melangkahi makam ulama kami, ya kami tidak reaktif dan memakluminya sebagai kekhilafan. Nah, ini kok tiba-tiba memfitnah Gus Ipang Wahid?” kata Gus Aiz, sapaan akrab Aizuddin Abdurrahman.

Baguss Bersatu merupakan relawan yang digerakkan para gus dan santri yang tidak hanya dari jaringan Pesantren Tebuireng Jombang. Baguss Bersatu digerakkan oleh jaringan yang selama ini bergabung di Barisan Gus Sholah (Baguss) dan dikenal sebagai kelompok relawan yang merepresentasikan sikap dan pemikiran KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) terhadap fenomena dan situasi masyarakat, termasuk soal politik.

Ipang Wahid, merupakan putera Gus Sholah sekaligus cicit pendiri NU KH Hasyim Asyari, adalah salah seorang koordinator Baguss Bersatu.

Dalam kaitan tudingan BPN Prabowo, Gus Aiz menegaskan, Ipang Wahid selama ini tidak pernah menerapkan pola kampanye dengan menyebarkan tabloid ke masjid-masjid. Sebab, menurut mereka, website indonesiabarokah.com bagus, menyemaikan politik rahmatan lil ‘alamin.

Menurut dia, bisa jadi ada yang mencomot nama serta logo “Indonesia Barokah” dalam konten-konten kreatif digital termasuk website yang digarap Ipang Wahid ke dalam Tabloid Indonesia Barokah.

“Gus Ipang Wahid tidak segegabah itu, dalam dunia periklanan dan konsultan politik saya kira dia termasuk pioneer, karya-karyanya banyak berkesan hingga saat ini, mainnya dia di konten kreatif digital yang membawa kegembiraan dalam politik. Bukan di tabloid,” tandas Gus Aiz.

Dia mengingatkan agar BPN Prabowo-Sandi berhati-hati dalam melontarkan tudingan. Karena tidak menutup kemungkinan Tabloid Indonesia Barokah justru dibuat oleh pihak tertentu agar dikesankan sebagai yang dizalimi untuk mendapat simpati publik.

“Kasus hoaks Ibu Ratna Sarumpaet harusnya menjadi pelajaran politik kita bersama,” ujar Pengasuh Ponpes Al-Masruriyyah Tebuireng Jombang tersebut yang juga masih cucu dari pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...