Selasa, 23 April 2019 | 06.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>TKN: Ucapan Prabowo rendahkan Kemenkeu

TKN: Ucapan Prabowo rendahkan Kemenkeu

Reporter : Redaksi | Senin, 28 Januari 2019 - 14:52 WIB

IMG-31329

Menteri Keuangan Srimulyani Indrawati.

JAKARTA, kini.co.id – TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, menilai pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut menteri keuangan sebagai pencetak utang telah merendahkan kementerian itu.

Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, mengatakan ucapan itu bukan saja melukai menteri keuangan, tapi juga puluhan ribu pegawai Kemenkeu dan keluarganya di seluruh Indonesia.

“Ucapan Prabowo itu makin menunjukkan karakter politiknya yang agresif dan suka merendahkan pihak lain. Itu seolah menunjukkan apa yang mereka (pegawai Kemenkeu) lakukan bukan menyelesaikan masalah negara tapi justru menambah beban negara,” kata Karding, Senin (28/1).

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, ucapan Prabowo bisa dikategorikan sebagai bentuk penghinaan terhadap lembaga negara. Sebab, katanya, Kemenkeu merupakan institusi pemerintah yang dilindungi Undang-Undang. Pernyataan itu, kata dia, justru semakin menunjukkan bahwa Prabowo tak memahami perkara ekonomi.

“Utang dalam sebuah negara itu hal yang lazim. Indonesia sudah berutang sejak 1946. Negara mana di dunia yang tidak utang? Yang terpenting bukan soal kita utang atau tidak tapi untuk apa kita berutang,” sebutnya.

Selama ini, menurut Karding, utang pemerintah ditujukan untuk hal-hal yang bersifat produktif mulai dari belanja pegawai hingga pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Ia meminta Prabowo berhenti menyampaikan pernyataan-pernyataan yang memprovokasi.

“Jangan hanya karena ingin merebut kekuasaan rakyat kemudian dicekoki kebencian. Sebab yang akan rugi adalah seluruh bangsa ini,” ucap Karding.

Seperti fiberitakan sebelumnya, dalam orasi politiknya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu (25/1), Prabowo menyatakan bahwa menteri keuangan lebih pantas disebut sebagai menteri pencetak utang. Ia menyebut bahwa menteri keuangan selama ini bangga untuk berutang namun pihak lain yang diminta membayar.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...